Wali Kota Serahkan Bantuan Kementerian Parekraf kepada 130 Pekerja Pariwisata Kota Tanjungbalai

oleh
SERAHKAN BANTUAN: Wali Kota Tanjungbalai H M Syahrial,SH,MH saat menyerahkan bantuan. (Ignatius Siagian)

POSMETROMEDAN.COM – Lumpuhnya industri pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19 membuat para  pekerja di Kota Tanjungbalai terpaksa harus dirumahkan.

Untuk membantu pekerja pariwisata dan hotel yang kehilangan pekerjaannya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) memberikan bantuan kerohiman berupa sembako.

Bantuan kerohiman secara simbolis  diserahkan Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial Aula di GOR Wira Satya Polres Tanjungbalai, Senin (6/7).

Hadir dalam acara tersebut, Kasat Bimas Polres Tanjungbalai AKP D. Rajagukguk, Kadis Pemuda, Olah raga dan Pariwisata Pemko Tanjungbalai Siman, SH, Kabid Pariwisata Gita Riana, KBO Sat Bimas Ipda Awaluddin, Para Bhabinkantibmas Polres Tanjungbalai serta Para pekerja parekraf.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota, H. M Syahrial mengharapkan bantuan yang akan diberikan jangan sampai  dipolitisir. Oleh sebab itu Gugus Tugas Covid – 19 Kota Tanjungbalai menyampaikan kepada pemilik usaha agar tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, karena sampai sekarang belum ada ditemukan vaksin Covid – 19.

BACA JUGA..  Pemkab Rutin Gelar Bimtek di Hotel Milik Keluarga Bupati Deli Serdang, Ini Respon KPK RI

Lanjut Wali Kota, dokumen kegiatan penyerahan bantuan bagi para pelaku usaha akan dikirimkan langsung oleh Dinas Pariwisata Pemko Tanjungbalai kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai pertanggung jawaban.

Mudah-mudahan penyerahan bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa berguna bagi kayawan – karyawan para pelaku usaha di Kota Tanjungbalai. Untuk kita ketahui bersama bahwa Sumatera Utara hanya 3 (tiga) Kota yang mendapat bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Kota Medan, Kota Tanjungbalai dan Kota Gunung Sitoli.

BACA JUGA..  Larang Warga Spil Jalan Rusak, Harta Kekayaan Asri Ludin Tambunan Rp 25,3 Miliar

“Bantuan ini berasal dari Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kapolri dan Dinas Pariwisata seluruh Indonesia. Penyaluran nantinya bisa saja dilakukan secara door to door. Bisa juga bekerja sama dengan Polres Tanjungbalai dan polsek-polsek dilingkup Polres Tanjungbalai. Beliau mengusulkan untuk di Bandung Barat paket sembako disimpan di polsek-polsek, nanti warga penerimanya bisa mengambil ke polsek,” ujar Wali Kota H.M Syahrial.

Sementara itu, mewakili Kapolres Tanjungbalai Kompol Ngemat Surbakti mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Tanjungbalai dan masyarakat penerima bantuan yang sudah terdaftar atas usulan dari Dinas Pariwisata Pemko Tanjungbalai. Apabila ada yang kurang isi paket tolong disampaikan kepada Polres Tanjungbalai agar segera disurati Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA..  Purwaningrum Pimpin PKB Deli Serdang Periode 2026-2031

Diharapkan kerja sama dari seluruh masyarakat, agar bantuan ini jangan menimbulkan masalah baru, kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan ini, dan masyarakat mampu mendukung Polres Tanjungbalai dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Ujar Ngemat Surbakti.

Adapun jumlah paket yang diserahkan kepada pekerja pariwisata adalah sebanyak 130 paket. Pekerja Hotel Ayola Grand Singgie 15 paket, Hotel Mussafa 5 paket, Hotel Malahayati 6 paket, Hotel Ashifa 21 paket, RM Gaulai Asam Gaok 5 paket, Mikro Cafe 34 paket, Room Family Karaoke 4 paket, Balai Cafe 25 paket, Watelboom 5 paket, Negoland 6 paket dan Travel Ehsan 4 paket. (ign)