Pemda Agara Buka Layanan Gratis, Pemantauan Dan Pencegahan Korona

oleh

KUTACANE – Demi menghambat penyebaran Virus Corona (Covid 19), Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara membuka layanan gratis, pemantaun maupun pencegahan virus Corona.

Sekretaris gugus satuan kerja penangan Covid 19, dr Bukhari mengatakan, dalam menangkal virus tersebut masuk dan menyebar di Kutacane, Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim, telah mengintruksikan membnetuk kelompok kerja terdiri dari para medis maupun dokter bertugas dirumah Sakit Umum Daerah H Sahudin Kutacane.

“Ada beberapa kriteria yang kita tetapkan, pertama bagi masyarakat yang menderita demam, batuk, filek dan nyeri tenggorokan, wajib melaporkan ke covid 19 Agara terlebih bagi yang baru pulang dari luar daerah,” Kata Sektaris Gugus Penanganan Covid 19, dr Bukhari kepada Rakyat Aceh, Jumat (20/3).

BACA JUGA..  Mobil Angkut BBM Terbakar di Tol Penara, 2 Luka Bakar Parah

 

Adapun untuk melaporkan hal tersebut pihaknya juga menyebarkan no kontak hand phon yang bisa di hubungi, yaitu 082128997735/hp-wa atau jubir covid 19 agara : dr Buyamin SpPD : 081375759191

“Kami akan segera menjemput penderita tersebut dan kita rawat di rumah sakit untuk dilakukan penanganan,” jelasnya.

Namun demikian, hingga kini pihaknya belum menemukan warga didaerah ini yang terjangkit Virus tersebut baik itu, kategorikan orang dalam pemantauan ( ODP) atau Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid 19.

BACA JUGA..  Galian C Ilegal, Dibiarkan Camat Pantai Cermin dan Bupati Sergai!!!

Namun pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas, Camat untuk bergerak desa- desa guna melacak warga yang masuk ODP, dan diharpkan kepada masyarakat agar terbuka terkait informasi mengenai Covid 19.

“Masyarakat harus jujur jangan di tutup tutupi, penyakit ini bukan penyakit memalukan, setingkat menteri bisa terjangkit, mohon kerja samanya,” Harap dr Bukhari.

BACA JUGA..  Pelantikan Kades di Deli Serdang Ricuh, Warga dan Pengamanan Adu Pukul

Disisi lain, dirinya juga mengimbau, Untuk masyarakat yang berjualan warung makan, warung minum atau cafe, agar dapat membersihkan kursi dan meja cafe dengan memakai alat desinfektan, bisa berupa alkohol atau air sabun jika tidak tersedia alat desinfektan yang dijual dipasaran , untuk menghubungi pihaknya di no disebutkan diatas. (val/tob)