Ibu Beli Pop Mie Bocah Tewas Tenggelam

oleh

SEI RAMPAH – Bocah kelas 1 SD bernama Hervy Maulana (7) tewas tenggelam di kolam renang Mestika Water Village, Dusun I Keramat Asam, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec. Tanjung Beringin, Sergai, Senin (8/7/2019) siang sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi dihimpun, korban datang ke kolam renang bersama ibunya, Devi Astri (27) warga Dusun I, Desa Pematang Guntung, Kec. Teluk Mengkudu, Sergai.

Insiden maut yang dialami putranya bermula ketika dirinya pergi ke kantin untuk membeli Pop Mie. Tanpa diketahui, korban ternyata mengikutinya. Usai membeli Pop Mie, Devi kembali ke kolam renang khusus anak anak atau kolam renang satu.

BACA JUGA..  Dua Rumah di Langkat Hangus Dilalap Api

Sesampainya ibu korban tersebut tidak melihat anaknya dimaksud. Namun saat bertanya kepada pengunjung, dia mendapat kabar jika ada seorang anak laki laki tenggelam di kolam renang khusus dewasa atau kolam renang empat.

Mengetahui itu, Devi coba mengecek dan ternyata bocah dimaksud adalah putranya. Dia lantas berusaha menolongnya dengan mengangkat tubuh anak tersebut dari dasar kolam renang, hingga dibantu oleh karyawan kolam renang dan diberikan pertolongan pertama. Karena tetap tidak sadarkan diri, korban lalu dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman.

BACA JUGA..  Hujan dan Angin Kencang, Robohkan Pohon Beringin Tua

“Penyebabnya masih dilakukan penyelidikan,” tandas Kapolsek Tanjung Beringin, Iptu Chairul Saleh kepada POSMETRO MEDAN.

Dijelaskan, pihaknya mendapat telepon dari anggota Koramil 11 Tanjung Beringin, Serda Sudirman sekira pukul 17.00 wib. Dilaporkan, di kolam renang Mestika Water Village ditemukan seorang anak laki laki bernama Hervy Maulana telah meninggal dunia karena tenggelam.

BACA JUGA..  Kecelakaan di Tol Sibanceh, Anggota DPRA Luka Berat, Istri Tewas

Selanjutnya petugas Polsek Tanjung Beringin meluncur ke TKP dan bertemu dengan pemilik kolam renang yaitu Serma S.Ritonga, anggota Koramil 11 Tanjung Beringin.

Belakangan diketahui jika korban telah dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman, namun nyawanya tidak dapat tertolong, kemudian korban dibawa ke rumah duka di Dusun I Kebun Ubi Desa Pematang Guntung, Kec. Teluk Mengkudu.

Namun dari dari tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, kemudian keluarga korban merasa sangat keberatan apabila dilakukan otopsi terhadap korban tersebut.(war/ras)