Kabur, Pengendara Calya Tinggalkan 10 Kg Sabu

oleh
oleh
Barang bukti yang ditemukan polisi dari dalam mobil yang ditinggalkan kurir sabu.

POSMETRO MEDAN – Diduga mengetahui keberadaan polisi, sopir Toyota Calya BK 1550 KL memilih kabur ke kebun sawit dan meninggalkan 10 kg sabu.

Barang haram bernilai miliaran rupiah tersebut, ditemukan petugas di dalam mobil.

Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramuditha menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan cepat masyarakat yang mencurigai aktivitas seorang pria saat mengangkut paket diduga sabu dari Tanjungbalai.

“Alhamdulillah, kami mengamankan 10 kilogram sabu di dalam sebuah mobil yang berdasarkan informasi masyarakat dibawa dari Kota Tanjungbalai,” ujar AKBP Adi Dharma Pramuditha, Senin (2/11/2026).

BACA JUGA..  Nekat Panjat Rumah Pensiunan Polri, 2 Pria Gasak Tangga Lipat

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Asahan langsung bergerak melancarkan pengejaran sesuai ciri-ciri kendaraan yang dilaporkan warga.

Petugas akhirnya menemukan mobil Toyota Calya terparkir di tepi jalan kawasan Desa Aek Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, namun dalam kondisi kosong ditinggal pengemudinya.

“Diduga pengemudinya melarikan diri ke area perkebunan kelapa sawit di sekitar lokasi, saat menyadari kehadiran petugas. Kami sempat melakukan penyisiran di lokasi perkebunan,” jelasnya.

BACA JUGA..  Temuan BPK di Langkat, Uang Retribusi Sampah Tidak Disetorkan

Dari hasil penggeledahan di dalam mobil, petugas menemukan 10 kg sabu yang dibungkus plastik hitam.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pendukung yang ditinggalkan pelaku, di antaranya 1 karung beras kapasitas 30 kg; 1 stel baju organisasi kemasyarakatan (ormas).

Satu jaket berwarna biru, Kartu Tanda Penduduk (KTP), buku rekening bank, serta kartu ATM yang diduga milik pelaku.

BACA JUGA..  Dijanjikan Rp5 Juta untuk Membunuh, Syahnan Divonis 13 Tahun Penjara

Seluruh barang bukti berupa 10 kg sabu-sabu, unit kendaraan, serta barang-barang pribadi terduga pelaku telah diboyong ke Mapolres Asahan guna penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini tengah memburu keberadaan sopir mobil, serta mendalami identitas pemilik KTP yang ditemukan di TKP guna membongkar jaringan peredaran narkotika lintas daerah tersebut.(bbs)