POSMETRO MEDAN – Kemacetan di jalan lintas Doloksanggul-Siborongborong, tepatnya Jalan Merdeka akibat aktivitas pasar tradisional (onan), dikeluhkan warga. Apalagi, kemacetan ini sering terjadi ketika setiap, Jumat, pada hari pasar (onan) di kawasan Doloksanggul.
Richard, salah satu warga yang sering melintas dilokasi kesal karena selalu terjebak macet. ” Sembraut bang, tidak tertata, tidak ada polisi,” ujarnya, Jumat (19/06) kemarin.
Menurutnya, kemacetan selalu terjadi dilokasi tersebut akibat penyempitan badan jalan, dan parkir kendaraan serta saat semua warga melakukan aktifitas secara bersamaan. Apalagi, ditambah adanya SPBU sehingga secara bersamaan menimbulkan kemacetan.
Dia mencontohkan, aktifitas berangkat sekolah, belanja ke pasar, kerja dan saat pengisian minyak. ” Apalagi, disini ada loket Bintang Utara, dan loket Parisma. Lebih di perparah lagi kalau ada mau ke Sidikalang, ke Pakkat, Barus dan Parlilitan, karena melintasi jalur yang sama Doloksanggul-Siborongborong,” ucapnya.
Dia menuturkan, ada jalan alternatif yang bisa dilalui untuk ke Jalan Siliwangi bagi yang mau melintasi Jalan Lintas Doloksanggul-Sidikalang jika dari Doloksanggul-Siborongborong, yakni melalui Jalan Ricardo , dan Jalan Karya.
Namun, jalan tersebut macet akibat parkiran kendaraan yang memakan bahu jalan, serta aktivitas bongkar muat pedagang.
Tidak hanya itu, lanjut dia, jalan alternatif juga bagi warga yang mau melintas ke seputar Jalan Merdeka ujung, namun bagi pengendara harus berputar melintasi Jalan Letkol GA Manullang ke Jalan Parsaoran.
” Kalau dari situ ya berputar, kadang bagi pengendara malas,” ucapnya.
Atas dampak itu, ia mengaku kesal, apalagi sangat menyayangkan tidak adanya tindakan dari aparat berwenang, khususnya pihak polantas dari Polres Humbahas.
Padahal, lanjut dia, sebelumnya polantas Polres Humbahas gencar melakukan penertiban, mulai ruas jalan sekitar Jalan Merdeka, Jalan Letkol GA Manullang, Jalan Siliwangi, dan Jalan Ricardo.
” Jadi kita berharap, pihak kepolisian, dinas perhubungan dapat menata kendaraan pengangkut agar dipusatkan didalam area terminal. Dan, pihak kepolisian jika perlu secara rutin membantu kelancaran arus lalulintas,” tuturnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Trendy Purba. Menurutnya, kemacetan juga bisa berlangsung cukup lama , terlebih saat sejumlah kendaraan yang ingin mengisi minyak.
” Sekarang kendaran makin banyak , apalagi sudah tidak sebanding dengan keberadaan SPBU di inti kota Doloksanggul. Setiap onan, selalu macet karena bersamaan aktifitas semua warga, mengantar anaknya sekolah, yang pergi kerja, belanja, dan mengisi minyak. Apalagi, jalan Merdeka ini , jalur arus dari dua arah. Kalau ada yang mau mengisi minyak, pasti sudah macet,” katanya.
Ia berharap, agar pihak polantas aktif kembali dilapangan, khususnya mengatur arus lalulintas di ruas jalan Merdeka, Jalan Letkol GA Manullang, dan Jalan Siliwangi.
Serta, jika perlu pemerintah daerah dan kepolisian duduk bersama agar memindahkan SPBU yang tidak layak di inti kota, dan memindahkan loket Bintang Utara, Parisma dan RAPI ke terminal.
” Kita berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah, kepolisian untuk mengatasi kemacetan setiap hari pasar di Doloksanggul ini,” pungkasnya.
* Petugas Lantas Selalu Ditempat
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Humbahas Iptu Tahi Samosir melalui Kasi Humas Bripka Jafar Simanjuntak , mengaku bahwa petugas lalulintas setiap hari melaksanakan kegiatan patroli dilokasi rawan kecelakaan, dan pelanggaran.
Serta, melakukan pengaturan lalulintas di titik-titik yang membutuhkan, seperti persimpangan jalan, depan sekolah dan pusat keramaian.
” Ada. Petugas Lalu Lintas tetap ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti persimpangan empat Doloksanggul, kawasan depan sekolah, serta lokasi pusat keramaian,” katanya via WhatsApp.ds
EDITOR : Putra












