POSMETRO MEDAN – Seorang pemuda berinisial IA (21) rampok dan bunuh neneknya, Sutiyah (77) warga Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, kemarin menyebut pihaknya telah berhasil menangkap pelaku meski sempat kabur usai kejadian.
Dijelaskan, kasus ini terungkap terungkap bermula pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Ketika itu saksi berinisial P curiga melihat lampu teras masih menyala.
Lalu pada sore harinya sekira pukul 18.30 WIB, cucu korban yang lain inisial S menanyakan keberadaan neneknya kepada saksi P.
“Setelah dipastikan korban tidak berada di tempat lain, P menyampaikan bahwa sejak pagi rumah dalam keadaan tertutup dengan lampu teras menyala,” katanya.
S lalu meminta P untuk mengecek langsung ke rumah korban. Kemudian P bersama tetangga lainnya yakni L dan Y sekira pukul 19.20 WIB mendatangi rumah korban.
Hanya saja, meski telah berulang kali dipanggil, korban tidak menjawab. P lalu akhirnya menghubungi S agar datang langsung ke rumah neneknya tersebut.
“Karena tidak ada respons, S membuka jendela secara paksa dan melihat korban sudah terbaring di ruang tengah. Setelah lampu dinyalakan dan pintu dibuka, pelapor dan lainnya masuk ke dalam rumah,” jelasnya.
Saat itulah, para saksi mengetahui bahwa korban sudah meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah. Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa Sutiyah tinggal bersama cucunya, yakni IA.
“Namun, setelah kejadian tersebut, cucu korban tidak diketahui keberadaanya,” katanya.
Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap IA dan mengamankannya di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Jumat (3/4) dini hari. Pelaku diamankan saat berada di sebuah hotel.
“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah membunuh korban pada tanggal 1 April 2026 dengan cara menggorok menggunakan parang, serta mengambil uang tunai Rp 15 juta, perhiasan emas, dan 1 unit handphone milik korban,” paparnya.(bbs)












