Pelajar SMP di Lubuk Pakam Dibegal, Pelaku Sudah Diketahui

oleh
oleh
TKP pembegalan yang dilakoni dua orang remaja.(Gunawan/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Aksi pembegalan kembali meresahkan warga Deli Serdang. Seorang pelajar SMP berinisial OKI (15), warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, menjadi korban begal oleh dua orang pemuda, Sabtu (22/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di jalan potong yang menghubungkan kawasan perbatasan dengan Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam, tepatnya di pinggir tembok rel di Kelurahan Pekan.

Lokasi yang relatif sepi pada malam hari diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

BACA JUGA..  Sejoli Ketangkap Live Streaming Konten Pornografi di Hotel

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu melintas dari arah Stasiun Lubuk Pakam atau SMA Negeri 1 Lubuk Pakam menuju jalan perbatasan.

Tanpa diduga, dua pelaku yang disebut datang dari arah Dusun Ampera tiba-tiba menghadang korban.

Korban kemudian disergap dan dipaksa menuju kawasan Gang Pelak, Desa Sekip. Di lokasi tersebut, situasi semakin mencekam.

Meski sempat melakukan perlawanan dan berhasil menarik kalung milik salah satu pelaku, OKI akhirnya tidak berdaya karena kalah jumlah. Sepeda motor miliknya pun dibawa kabur oleh pelaku.

BACA JUGA..  Sopir Angkot 81 dan Residivis Rampok Penumpang

Kerabat korban, Sri Rahmadani, mengungkapkan bahwa kedua pelaku diduga masih berusia remaja, bahkan kemungkinan seumuran dengan korban.

“Pelakunya masih muda, diduga remaja juga. Identitasnya sudah diketahui,” ujarnya.

Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Namun, saat didatangi ke rumahnya, pelaku tidak ditemukan.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminal jalanan yang melibatkan pelaku usia muda di wilayah Lubuk Pakam.

BACA JUGA..  Otak Pelaku Pembobol Mess Polda Aceh Ditembak

Warga pun berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan meningkatkan patroli, khususnya di titik-titik rawan kejahatan.

Sementara itu, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama pelajar, untuk lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari, terlebih di jalur sepi dan minim penerangan.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi.(*)

REPORTER: Gunawan

EDITOR: Putra