Pasca Libur Lebaran, Ondim – Tiorita Tetap Bekerja di Hari Merah

oleh
Sabtu (28/3/26): Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meresmikan Kantor Koperasi Rahmat Tani (RATA). Bupati Langkat Syah Afandin menyambut Anggota DPR RI Komisi III, Hinca IP Pandjaitan XIII. (posmetro)

POSMETROMEDAN.com- Genjot pembangunan di semua sektor, Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin (Ondim) dan Tiorita Br Sitepu terus bekerja meski di hari libur kalender pemerintah (hari merah) pasca lebaran 1447 Hijriah.

Bupati Langkat Syah Afandin pada Sabtu (28/3/26), menyambut Anggota DPR RI Komisi III, Hinca IP Pandjaitan XIII dalam kunjungan kerjanya ke Langkat, bertempat di Rumah Dinas Bupati Langkat.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Langkat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya di tengah upaya pembangunan dan pemulihan pascabencana banjir pada November 2025.

Ondim menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah kunci mendorong percepatan pembangunan di Langkat.

BACA JUGA..  Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan-Berastagi untuk Wisatawan

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya difokuskan pada sektor ekonomi, tetapi juga mencakup penguatan penegakan hukum serta perlindungan hak asasi manusia di daerah.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin koordinasi semakin solid antara DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Langkat, sehingga berbagai program pembangunan dan penanganan pascabencana berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti pada Sabtu (28/3/2026), meresmikan Kantor Koperasi Rahmat Tani (RATA) yang berlokasi di Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang.

Peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat desa. Kehadiran Wakil Bupati disambut Kepala Desa PIR ADB, Ilham Bakti dan jajaran pengurus koperasi, serta masyarakat.

BACA JUGA..  Pemkab Tapanuli Utara Optimalkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Prosesi peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya kantor baru Koperasi Rahmat Tani.

Tiorita mengapresiasi berdirinya kantor koperasi tersebut. Ia menegaskan koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Melalui koperasi, ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang. Terlebih Koperasi Rahmat Tani telah menunjukkan bukti nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Garin Bangun menjelaskan Koperasi Rahmat Tani telah berdiri sejak tahun 1987. Koperasi ini berawal dari program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) pada masa Presiden Soeharto yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan lahan secara kolektif.

BACA JUGA..  Bupati Taput Sapa Warga Terdampak Puting Beliung, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

Saat ini, Koperasi Rahmat Tani memiliki 468 anggota, dengan masing-masing anggota mengelola lahan seluas 2,5 hektare. Dari hasil pengelolaan itu, rata-rata anggota mampu memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp 12 juta per bulan, yang menjadi bukti nyata kontribusi koperasi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dengan diresmikannya kantor baru ini, diharapkan Koperasi Rahmat Tani semakin berkembang, profesional dalam pengelolaan, serta mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa PIR ADB dan sekitarnya.(*/adv)
Reporter: M Alzi
Editor: Sahala