POSMETRO MEDAN-Real Madrid membawa modal agregat 1-0 saat menjamu Benfica pada leg kedua play-off fase gugur UEFA Champions League 2025/2026 di Santiago Bernabéu.
Laga dijadwalkan kick-off Kamis, 26 Februari 2026, pukul 03.00 WIB dan disiarkan melalui platform streaming Vidio.
Gol tunggal Vinícius Júnior di Lisbon menjadi pembeda pada pertemuan pertama.
Namun, laga tersebut juga diwarnai kontroversi setelah winger Brasil itu menuding Gianluca Prestianni melakukan pelecehan rasial.
Pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit, dan kasusnya masih dalam penyelidikan UEFA.
Pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, diperkirakan tetap menurunkan Vinicius sejak menit awal.
Sang penyerang disebut tengah termotivasi memburu gol dalam lima laga beruntun—sebuah sinyal bahaya bagi lini belakang tim tamu.
Madrid datang dengan tekanan tambahan usai kalah 1-2 dari Osasuna di La Liga.
Posisi mereka memang masih di peringkat kedua, tetapi performa domestik yang naik turun membuat Liga Champions menjadi ajang pembuktian konsistensi.
Jika lolos, Los Blancos sudah ditunggu lawan berat di babak 16 besar: antara Sporting CP atau Manchester City.
Statistik historis memberi optimisme tinggi bagi raksasa Spanyol itu.
Madrid memenangi 22 dari 23 duel Eropa saat unggul pada leg pertama, serta 38 dari 40 duel dua leg setelah menang tandang di laga pembuka.
Di kubu Benfica, kemenangan 3-0 di liga domestik menjadi suntikan moral.
Namun, mereka harus bermain tanpa pelatih José Mourinho di pinggir lapangan akibat kartu merah pada leg pertama.
Absennya figur berpengalaman itu berpotensi memengaruhi pendekatan taktis tim Portugal.
Secara historis, Benfica justru sedikit unggul dengan tiga kemenangan dari lima pertemuan melawan Madrid, termasuk final European Cup 1962 yang legendaris (5-3).
Meski demikian, rekor mereka melawan klub Spanyol belakangan kurang meyakinkan: enam kekalahan dari delapan laga terakhir, serta hanya dua kemenangan dari 14 lawatan UEFA ke Spanyol.
Masalah skuad juga menghantui kedua tim. Madrid kehilangan Rodrygo karena skorsing, sementara Jude Bellingham, Éder Militão, dan Dani Ceballos masih cedera. Dean Huijsen juga diragukan tampil.
Lini depan tuan rumah diperkirakan tetap mengandalkan duet Vinicius dengan Kylian Mbappé.
Di sektor sayap lini tengah, Federico Valverde dan Arda Güler kemungkinan dipercaya untuk menjaga keseimbangan permainan.
Dari Benfica, Prestianni diskors UEFA selama proses investigasi berjalan.
Harapan utama mencetak gol berada di pundak Vangelis Pavlidis yang sudah mengoleksi 28 gol di semua kompetisi musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Real Madrid (4-4-2): Courtois; Alexander-Arnold, Asencio, Rudiger, Carreras; Valverde, Guler, Tchouameni, Guler; Mbappe, Vinicius
Pelatih: Arbeloa
Benfica (4-2-3-1): Trubin; Dedic, Araujo, Otamendi, Dahl; Rios, Aursnes; Lukebakio, Rafa, Schjelderup; Pavlidis
Pelatih: Mourinho
Dengan keunggulan agregat, faktor kandang, dan statistik yang berpihak, Madrid berada di posisi lebih aman.
Namun, Benfica tetap memiliki ancaman nyata—terutama jika Pavlidis mampu memaksimalkan peluang di Bernabeu.
Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat hingga menit akhir.(bbs)
EDITOR: Sahala Simatupang












