IRT Tewas Tabrak Pohon, 2 Anaknya Luka-luka

oleh
oleh
TKP ibu rumah tangga tewas tabrak pohon saat antar anak ke sekolah

 

POSMETRO MEDAN – Ibu rumah tangga (IRT) bernama Sutiani (48), tewas usai motor yang dikendarainya menabrak pohon saat hendak mengantar kedua anaknya sekolah.

Kapolsek Sunggal Kompol M Yunus Tarigan mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Selayang, sekira pukul 06.42 WIB. Saat kejadian, korban sedang membonceng dua anaknya, MR (17) dan BA (10).

“Awalnya, piket lantas mendapat info soal adanya kecelakaan lalu lintas yang baru saja terjadi di Jalan Ngumban Surbakti,” kata Yunus, Selasa (3/2/2026).

BACA JUGA..  Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 6 Kg Sabu asal Aceh

Yunus mengatakan personel kepolisian langsung menuju lokasi usai menerima informasi itu. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sepeda motor jenis NMax milik korban berada di atas parit dan dan sudah dalam kondisi rusak. Sementara para korban, saat kejadian telah dilarikan ke RS Bina Kasih Medan.

Kemudian, petugas mengecek kondisi para korban ke rumah sakit. Setelah itu, petugas juga mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat saat para korban melaju dari arah Simpang Pos menuju Simpang Pemda.

BACA JUGA..  Tega! Pria di Karo Cabuli Lalu Kurung Bocah Dalam Lemari

“Hasil rekaman CCTV, terlihat sepeda motor yang dikendarai korban melintas dengan kecepatan tinggi dari arah jalan Simpang pos mengarah ke Simpang Pemda. Hingga di depan Studio Laundry, sepeda motor mengarah ke kiri kemudian menabrak pohon di bahu jalan hingga sepeda motor nyungsep atau masuk ke parit,” jelasnya.

Dalam peristiwa itu, Sutiani selaku pengendara sepeda motor meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA..  Diserang Begal Bersajam, Driver Gojek Terluka

Kanit Lantas Polsek Sunggal Iptu Jefriadi Silaban mengatakan para korban merupakan seorang ibu dan dua anaknya. Saat kejadian, korban hendak mengantar anaknya sekolah.

Jefri menyebut pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. “Masih dalam penyelidikan,” jelasnya.(oki)