POSMETRO MEDAN – Warga mempertanyakan perihal penutupan akses Jalan aspal penghubung Desa Laut Dendang ke Desa Medan Estate, tepatnya bekas komplek Veteran depan Rumah Sakit Haji, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Warga mendesak Pemkab Deli Serdang dapat mengambil langkah tegas pada pihak pengembang yang menutup akses fasilitas jalan sebagai fasilitas umum yang sudah dibangun menggunakan uang negara atau APBD Kabupaten Deli Serdang.
“Ini sudah tak betul namanya, akses jalan yang sudah di aspal menggunakan APBD uang negara uang rakyat ditutup oleh pengembang properti kenapa Pemkab Deli Serdang membiarkan. Akses Jalan itu penghubung antar desa dan sudah sejak dulu ada kok ditutup,” kata Ucok warga setempat, Kamis (20/2/2026).
Ucok berharap aparat penegak hukum dapat mengusut hal ini karena diduga ada main mata antara oknum Pemerintah dengan pengembang untuk sengaja menutup akses Jalan umum itu untuk kepentingan pengembang properti dan berpotensi merugikan negara.
“Uang negara bolak balek digunakan untuk membangun dan merawat akses jalan umum itu, kenapa semudah itu ditutup, Negara rugi dong kalau bisa semena -mena begitu, kita minta Kejaksaan maupun Kepolisian usut hal ini dan DPRD Deli Serdang jangan diem juga, “tandasnya.
Terpisah, Kabag Hukum Pemkab Deli Serdang Muslih Siregar saat coba dikonfirmasi terkait hal ini memilih bungkam. Hal ini menimbulkan persepsi kalau Kabag Hukum Pemkab Deli Serdang ini tak tau bidang kerjanya dan menganggap sepele persoalan.(Wan)
EDITOR : Putra











