Dihantam KA, Mr X Terpental ke Sungai

oleh
oleh
Tim Inafis mengedintifikasi jasad pria tanpa identitas korban tewas akibat dihantam kereta api.

 

POSMETRO MEDAN – Pria tak dikenal (Mr X) terpental ke sungai akibat dihantam kereta api (KA), Sabtu (3/1/2025) sekira pukul 18.30 WIB.

Musibah yang melibatkan kereta api (KA) Sribilah Utama jurusan Medan – Rantauprapat itu terjadi di Jalur KA Sei Bejangkar – Kisaran tepatnya KM 140+500 Dusun VI, Desa Suko Rejo, Kecamatan Sei Balai, Batu Bara,

Berdasarkan keterangan dari masinis KA Sribilah Utama U54, Mugiono dan Marjohan warga setempat, sempat terlihat seorang pria tidak dikenal berjalan di sisi atas jembatan.

BACA JUGA..  Heboh! Gubernur Nikah Lagi

Begitu melihat ada orang di atas rel, masinis berulang kali membunyikan klakson untuk mengingatkan korban. Namun korban mengabaikan suara klakson KA hingga tersambar dan terpental serta jatuh ke sungai. Akibatnya kepala korban terbentur batu dan tewas di dalam sungai.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra, Minggu (4/1/2026).

BACA JUGA..  Tragis! Wanita Muda Ditabrak KA di Siantar

“Iya, tadi malam pihak KA melaporkan ada seorang pria tidak dikenal tertabrak KA di jalur Sei Bejangkar – Kisaran. Kita langsung ke TKP bersama tim Inafis Satreskrim Polres Batu Bara,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya langsung mengamankan tempat kejadian peristiwa (TKP) dengan memasang police line dan mengambil keterangan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Tim Inafis juga telah melakukan identifikasi mayat dengan cara pengambilan sidik jari dan wajah, namun identitas korban tetap tidak diketahui.

BACA JUGA..  Hingga Malam, Api Kebakaran Pabrik Triplek Baru Bisa Dipadamkan

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh dan dititipkan di instalasi rumah sakit milik Pemkab Batu Bara itu.

“Kita telah meminta Kepala Desa Suko Rejo untuk membantu menginformasikan kepada aparat desanya dan warga tentang adanya penemuan mayat agar dapat segera ditemukan keluarganya,” tutur Cecep.(bbs)