POSMETRO MEDAN – Masyarakat terus mempertanyakan kualitas pembangunan masjid raya Sultan Thaf Sinar Basarsyah yang berada di Kompleks Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam yang terus menunjukkan kualitas bangunan yang buruk. Setelah lantai kamar mandi yang sudah dipugar dan dibangun kembali kini atab plafon masjid kembali rontok berguguran.
Sudah banyak bagian mesjid yang dilakukan perbaikan padahal baru beberapa tahun saja Masjid ini siap dibangun dengan anggaran Fantastis Rp 24 Milyar APBD Pemkab Deli Serdang.
“Masyarakat minta Aparat Penegak Hukum (KPK atau Kejagung )segera melakukan pengusutan spesifikasi bangunan masjid jangan sampai membahayakan dan merugikan negara,”pinta Ari warga Lubuk Pakam, Selasa(29/12/2025).
Perawatan mesjid Sultan yang menggunakan anggaran APBD Pemkab Deli Serdang itu kerap dilakukan tanpa ada transparansi dari pengurus masjid, padahal anggaran negara yang digunakan tidak sedikit.
Dari pantauan, sejumlah asbes masjid ambrol dan atab juga mengalami kebocoran. Mesjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Deli Serdang dan sudah menjadi salah satu icon Kabupaten ini terlihat memprihatinkan, asbes yang semula berwarna putih kini sudah berubah warna kekuningan akibat rembesan air hujan dari arah yang bocor. Ini menimbulkan kekhawatiran sebagian jemaah yang beribadah.
Mesjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah Lubuk Pakam dibangun mulai Tahun 2017 dan menelan anggaran hingga 24 milyar menggunakan APBD Pemkab Deli Serdang. Bangunan berada diatas lahan seluas 16.302 M2 dengan luas bangunan 5.864 M2 hingga dapat menampung 1600 jemaah.
Seorang petugas kebersihan yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa kerusakan pada atab yang bocor sudah cukup lama namun belum ada perbaikan hingga atabnya abrol.
” Sudah lama juga itu pak, belum diperbaiki,” pungkasnya.( Wan)
EDITOR : Putra












