POSMETRO MEDAN – Mako Polres Toba Digeruduk ratusan massa yang mengatasnama diri Aliansi Masyarakat Peduli Reformasi Polri (AMPRP), Selasa (16/12/2025).
Demo tersebut diwarnai aksi bakar ban di depan gerbang mapolres. Mereka menuntut kasus penipuan jual beli tanah yang ditangani sejak Maret lalu, segera dituntaskan.
Jika tidak mampu, massa meminta Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga dan Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu David Hutauruk untuk segera dicopot.
Ilham Munthe yang merupakan koordinator aksi menyampaikan, ada laporan masyarakat tidak kunjung diproses dan dibiarkan mengendap di Polres Toba, seperti LP/B/331/III/2025/SPKT/POLDA SUMUT.
“Sejak laporan tersebut dilimpahkan ke Polres Toba pada 11 Maret 2025, tidak ada perkembangan apapun. Diduga ada intervensi dari dalam institusi kepolisian dan dari luar, menyebabkan prosesnya terkendala. Kasusnya terkait penipuan jual beli tanah sekitar Rp290.000.000,” ujarnya.
Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu David Hutauruk menjelaskan kepada massa, hingga saat ini proses penyelidikan masih berjalan, dan dikatakannya perlu adanya bukti tambahan untuk mengusut kasus lebih jauh.
“Bantu kami teman-teman, jika ada informasi terbaru sampaikan ke penyidik. Mari kita tuntaskan bersama kasus ini,” ucapnya.(mis)












