LIRA Minta Dinas Pendidikan Aceh Turunkan Tim Audit Dana BOS SMAN Perisai

oleh

POSMETRO MEDAN – Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) agara meminta kepada kepala dinas pendidikan Aceh, Untuk segera membentuk tim turun ke Kabupaten Aceh Tenggara.

Tujuannya untuk melakukan audit dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN Perisai yang diduga ada terjadi penyelewengan.

Saleh,menilai pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak boleh main-main. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas adalah kunci agar dana tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Setiap kepala sekolah harus terbuka dalam mengelola anggaran itu,” ujar Saleh, Selasa kepada posmetromedan(30/9).

Pengawasan tidak hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi juga perlu didukung melalui Dinas Pendidikan Aceh, serta partisipasi masyarakat.

BACA JUGA..  1.015 Pelari dari 34 Negara Ramaikan Trail of The Kings UTMB 2026, Perkuat Posisi Sumut sebagai Destinasi Sport Tourism

“Penggunaan dana BOS harus dilaporkan secara resmi dan terbuka. Dengan begitu, mutu pendidikan akan lebih bagus dan penyalahgunaan bisa dicegah,”sebut Saleh.

Seperti yang sudah di beritakan pada tanggal 24/9/2025 dengan judul

LIRA Desak Polres Agara Lidik Dana Bos SMAN Perisai

Sekolah Menengah Atas(SMA) Negeri Perisai diduga menyelewengkan dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) dan pihak sekolah tidak transparan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

Dugaan penyelewengan yang dilakukan pihak sekolah yang beralamat di kute Kumbang Indah, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, itu dikemukakan oleh M saleh selian Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) kepada posmetromedan Rabu (24/9).

BACA JUGA..  Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek KDM

Saleh menilai, pengelolaan dana BOS TA 2024 di SMA Negeri Perisai dana sebesar RP. 283.020.000 diduga tidak transparan dan ada terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS.

“Kita sinyalir masih ada kepala sekolah yang kurang terbuka dan transparan tentang penggunaan dana BOS di sekolah yang ia pimpin, seperti SMAN Perisai,” ucapnya.

“Apapun bentuk kegiatan harus melalui musyawarah dengan mempedomani petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dana BOS. Perlu ada papan informasi yang terpampang tentang uraian penggunaan dana di sekolah dan dapat dilihat oleh masyarakat terutama warga sekolah bersama wali murid,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Kurir Kokain 1 Kg Divonis 15 Tahun Penjara

Kita minta polres Agara melalui Kanit Tipikor untuk segera melakukan penyidikan di SMAN Perisai Bila nanti ada temuan dan penyimpangan dana BOS dalam penyidikan nanti proses secara hukum yang berlaku,” sebut Saleh kepada Posmetromedan Rabu (24/9).

Terpisah, Posmetromedan mencoba meminta tanggapan Kepada kepsek SMAN Perisai, Nyak Lamudin atas dugaan penyelewengan dana BOS hingga berita ini dipublikasikan, tidak ada jawaban apapun dari kepsek SMAN Perisai Nyak Lamudin(Zal)

EDITOR : Rahmad