POSMETRO MEDAN – Pembangunan rabat beton Kute Kota Kutacane, lingkungan I stak pisang kecamatan Babussalam Aceh Tenggara kurang pengawasan diduga pekerjaan asal jadi.
Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Agara M Saleh Selian kepada posmetromedan mengatakan Aparat Penegak Hukum Untuk Segera Melakukan penyidikan terhadap proyek rabat beton di kute kota kutacane dengan anggaran DD Rp 29.872.000 dengan panjang pekerjaan 46 meter Selasa (17/6).
Seperti yang sudah di beritakan dua hari yang lalu dengan judul
Pembangunan Jalan Rabat Beton Kute Kota Kutacane Gg Roma Diduga Asal Jadi
Kegiatan Pembangunan jalan rambat beton yang berlokasi di Kute Kota Kutacane Gang Roma Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara dikeluhkan warga. Pasalnya, kegiatan proyek pembangunan jalan rambat beton yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) diduga di kerjakan asal jadi Minggu (15/6).
Air tergenang di badan jalan di sebabkan tidak adanya dibuat saluran pembuangan makanya air tergenang di badan jalan sebagian terlihat badan jalan sudah rusak terkupas Warga menuding, proyek pembangunan jalan rambat beton tersebut, dinilai kualitasnya buruk.
Salah satu warga setempat, yang enggan disebutkan namanya kita tidak masalah dengan anggaran tapi hasil kualitas pembangunan rambat beton yang hasilnya sangat buruk.
Warga mengungkapkan ke posmetromedan Minggu (15/6) pengecoran pembangunan jalan rambat Beton di kampungnya tak sesuai harapan, lantaran hasil kualitasnya buruk dan tidak adanya dibuat saluran pembuangan air makanya badan jalan tergenang air hingga warga mengeluh. Anehnya lagi, kondisi jalan baru selesai di kerjakan sebagian badan jalan terkelupas.
Warga minta kepada pihak inspektorat untuk segera turun ke Kute kota Kutacane tepatnya di Gg Roma untuk segera melakukan cek Proyek rambat beton jangan hanya tunggu laporan masyarakat baru turun bila ada temuan yang menyalahi proses secara hukum yang berlaku,” Sebut warga. (Zal)
EDITOR : Rahmad












