Dirlantas Polda  Aceh Hadir Apel Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas  Di Agara

oleh

POSMETRO MEDAN – Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menghadiri Apel Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Pemuda, Kecamatan Babussalam, di Aceh Tenggara.

Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy S.H, S.I.K menyampaikan bahwa Provinsi Aceh sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius, adat istiadat, dan martabat kemanusiaan, tentunya mempunyai perilaku yg tertib ketika berkendaraan di jalan raya.

Dirlantas Kombes Pol. M.Iqbal Alqudusy, S. H. S.I.K, juga menyoroti pentingnya keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, setiap nyawa di jalan raya sangat berharga, Kecelakaan lalu lintas bukan hanya akibat faktor teknis, tetapi juga karena kelalaian, ketidakpatuhan, dan budaya tertib yang masih rendah.

BACA JUGA..  Polres Binjai Sapu Peredaran Narkoba, 28 Tersangka Dibekuk dalam 20 Hari

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, Polri akan terus melakukan kampanye edukatif, operasi simpatik, dan penegakan hukum secara konsisten. Tapi polisi tidak bisa bekerja sendiri, Saya mengajak orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan, deklarasi hari ini harus diimplementasikan dalam aksi nyata dan jangan berhenti di spanduk atau baliho, tetapi harus dilanjutkan dalam aksi kolektif yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak.

BACA JUGA..  Malam Lebih Tenang, Brimob & Polrestabes Medan Patroli 

“Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk Aceh yang lebih aman, sehat, dan beradab,” pungkas Dirlantas.

Haji M. Salim Fakhri dalam arahan apelnya menyatakan Pemkab Aceh Tenggara akan  berkomitmen dalam mengampanyekan tertib berlalu lintas. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas di Aceh kini sudah masuk dalam kategori darurat.

“Ini bukan sekadar musibah biasa. Faktanya, kecelakaan lalu lintas merupakan mesin pembunuh utama di Aceh, Dari Januari hingga 25 Mei 2025, tercatat 1.293 kasus kecelakaan lalu lintas di seluruh Aceh, dan 31 kasus terjadi di Aceh Tenggara. Ironisnya, mayoritas korban adalah generasi muda usia produktif, yakni 17 hingga 29 tahun,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi untuk Negeri

“Semoga apel deklarasi ini menjadi titik awal gerakan bersama yang masif. Mari jadikan deklarasi ini sebagai gerakan kolektif demi masa depan Aceh Tenggara yang lebih baik.

Apel deklarasi ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan naskah deklarasi kampanye keselamatan berlalu lintas tahun 2025.(zal)

EDITOR : Rahmad