Usai Coret Coret Baju Kelompok Pelajar Bentrok Di Simpang Kayu Besar

oleh
Bentrokan Pelajar dengan Kelompok Massa berpakaian preman di Tanjung Morawa

POSMETRO MEDAN – Puluhan Massa Pelajar yang baru Corat coret baju karena lulus Sekolah Menengah Atas bentrok dengan sekelompok pemuda berpakaian preman diduga anggota geng motor di Simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjung Morawa. Kamis, 8/5/2025 sore.

Aksi bentrok dapat dilerai oleh warga sekitar dan tukang becak yang mangkal di simpang Kayu Besar hingga arus lalulintas yang sempat macet dan membuat sejumlah pengendara ketakutan dapat kembali lancar setelah kelompok pelajar dengan baju Corat coret berkonvoi mengendarai sepeda motor berhamburan melihat warga berdatangan.

” Iya hampir bentrok, ada ratusan orang pelajar pakai baju Corat coret usai lulus lulusan bentrok dengan kelompok pemuda sepertinya geng motor itu, sempat juga macet simpang kayu besar. Untung warga sekitar dan tukang becak turun tangan mencegah bentrokan, ditunjangi juga hingga kabur para pelajar itu begitu juga yang pakai baju preman. Ada satu orang ketinggalan pakai baju SMA, diamankan warga dibawa ke Polsek Tanjung Morawa,” kata Samsul warga Desa Buntu Bedimbar.

BACA JUGA..  Mobil Sedan Terjun Ke Parit di Batang Kuis, Bukan Dijegat Begal Tapi Laka Tunggal

Dua kelompok pelajar dan kelompok pemuda berpakaian preman itu sepertinya sama sama anggota geng motor yang kerap berselisih. Hingga saat jumpa masing masing langsung saling serang.

Aksi Kelompok Geng Motor di Kecamatan Tanjung Morawa beberapa bulan terakhir makin marak dan sering bentrok. Para anggota kelompok Geng Motor ini tak mengenal waktu, asal ketemu lawan mereka tak segan segan membuat keributan menciptakan suasana yang tidak aman bagi masyarakat. ( Wan)

BACA JUGA..  Dari Viral ke Damai, Konflik di Langkat Diselesaikan Lewat Forkopimda

EDITOR : Rahmad