POSMETRO MEDAN – Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan menekankan untuk para Camat dan Kades di Kabupaten Deli Serdang untuk memperhatikan kebersihan dari sampah sampah di Wilayah masing masing. Namun di Percut Sei Tuan para Kepala Desa dan Camat tidak mendukung program Bupati tersebut.
Dari amatan, tumpukan sampah di tepi Jalan raya dan pinggir Sungai Tembung masih tetap berserakan dan berbulan tak diangkut. Tumpukan sampah ini menimbulkan bau menyengat dan membuat lingkungan tak nyaman.
” Enggak pernah diangkat sampahnya, Kepala Desa tak peduli apa lagi Camat Percut Sei Tuan ini, lihat wilayahnya saja tak pernah. Lain sama Bupati kita lihat di medsos program berjemurnya itu keliling terus. Kades dan Camat Percut ini tak mendukung kinerja Bupati nampaknya,” ucap Agus, Warga Jalan Benteng Desa Lau Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Rabu,21/5/2025.
Pantauan dilapangan, tumpukan sampah ada di Jalan Rahayu Pasar XII, Desa Bandar Klippa, Jalan Pendidikan Desa Sei Rotan, Jalan Wiliem Iskandar Desa Medan Estate, Jalan Datuk Kabu Pasar III Tembung, Jalan Benteng Desa Laut Dendang dan Desa Bandar Klippa serta beberapa titik lainnya.
Dari data dihimpun dari dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang bahwa, produksi sampah di Kecamatan Percut Sei Tuan itu diperkirakan ada 250 ton perhari. Sementara untuk pengiriman ke Tempat Penampungan Akhir ( TPA) di Desa Tandukan Raga Kecamatan STM Hilir hanya 25 ton perhari.
Untuk anggaran Kebersihan di Kecamayan Percut Sei Tuan dari APBD mencapai Rp 7 milyar lebih setahun.
Terkait hal ini, Camat Percut Sei Tuan, Ahmad Fitriyan Sukri saat coba dikonfirmasi tak menjawab.( Wan)
EDITOR: Rahmad












