Pengedar Sabu di Labuhanbatu Dijemput Tim Gabungan

oleh
Teks foto : Pengedar sabu bernama Julpikar Alibuto Hasibuan alias Buto, saat diamankan petugas. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN  – Tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dari Unit Intel Kodim 0209/LB dan Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu, meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu bernama Julpikar Alibuto Hasibuan alias Buto.

 Buto dikabarkan sering mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Bilahulu hingga Silangkitang, Labuhanbatu.

 Penangkapan Buto merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya dua kaki tangannya, yakni Nikmaludin Rambe (34), warga Dusun Mualmas, Desa Kampung Dalam, dan Rahmad Safi’i Hasibuan (44), warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Bilahulu.

BACA JUGA..  Balita Tewas Akibat Pendarahan Vagina

Danpok Intel 2 Kodim 0209/LB Pelda J. Karo-Karo, bersama Danunit Intel Lettu Inf Mahyudin Siregar, menggerakkan tim untuk menyelidiki dan berkoordinasi dengan Aipda Feri Sembiring dari Satnarkoba Polres Labuhanbatu.

 “Dua tersangka ditangkap Kamis (8/5) di Dusun Mual Mas. Selanjutnya kami melakukan pengembangan dan memburu Buto,” kata Pelda Karo-Karo kepada wartawan, Minggu (18/5).

 Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim gabungan yang terdiri dari 9 personel TNI-Polri berhasil menangkap Buto bersama barang bukti narkoba.

BACA JUGA..  Pegadaian Cabang CP Krakatau Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Sekitar

 Buto ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Polres Labuhanbatu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 Dari Buto, petugas juga mengamankan barang bukti sabu seberat 2,61 gram brutto, 1 unit HandPhone merk Oppo, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 buah mancis, 1 buah dompet warna coklat, dan uang tunai sebesar Rp400.000.

 Kepada petugas, Buto mengaku telah mengedarkan sabu selama kurang lebih dua tahun. Ia juga menyebut nama ‘Kutek’ sebagai pemasok barang haram tersebut,

BACA JUGA..  Peringatan May Day 2026, Lailatul Badri Harapkan Berjalan Damai dan Penuh Suka Cita

 Hingga berita ini diterbitkan, Kutek masih di buru petugas.

 “Kami akan terus dalami jaringan di belakangnya,” tegas Pelda J. Karo-Karo.

 Penelusuran terhadap jaringan di atas dan di bawah tersangka masih terus dilakukan, guna memutus mata rantai narkoba di Labuhanbatu.

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman