POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang mendukung Aparat Kepolisian Polresta Deli Serdang mengusut tuntas kematian M Ilham (13) siswa SMPN 4 Lubuk Pakam yang tewas diduga menjadi korban pembunuhan.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Deli Serdang H Purwaningrum SH Fraksi PKB dan Tengku Sofyan Abdilah dari Fraksi PPP saat berkunjung kerumah korban di Dusun Ampera Utara, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis 7/5/2025 malam tadi.
Rudi ( 55) dan Suyati (56) orang tua korban tak sanggup menahan uraian air mata tak kala menceritakan kronologis kondisi anaknya usai ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan setelah tidak pulang semalaman.
Suyati berharap pada kedua Anggota DPRD Deli Serdang yang datang kerumahnya untuk turut mendorong pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas kematian anaknya yang diduga menjadi korban pembunuhan, bukan korban kecelakaan lalulintas seperti dugaan sebelumnya.
” Saya mohon pak dewan bisa mendorong pihak Kepolisian untuk mengungkap kasus kematian anak saya, kami yakin anak kami itu dibunuh bukan kecelakaan lalulintas. Karena dari luka luka korban kami lihat saat mandikan mayatnya itu seperti luka bacokan senjata tajam. Tolonglah bantu kami pak agar kasus ini terungkap tuntas,” pinta Suyati dengan bercucuran air mata.
Mendengar penyampaian dari pihak keluarga, Purwaningrum SH dan Tengku Sofyan meminta pada keluarga korban untuk bersabar dan menyerahkan proses penyidikan dilakukan pihak kepolisian dapat berjalan dengan tuntas dan mengungkap kebenaran dari kasus ini.
” Kami yakin pihak kepolisian Polresta Deli Serdang dapat mengusut tuntas kasus ini dengan profesional dan kepada keluarga korban agar bersabar menunggu proses yang sedang berjalan saat ini,” ucap Purwaningrum
Tengku Sofyan Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi PPP ini juga yakin bahwa pengungkapan kasus kematian korban yang ditangani pihak Kepolisian ini dapat dituntaskan.
” Kami turut berduka cita dan berharap kasus ini dapat diusut hingga tuntas. Dukungan moral kami sebagai anggota DPRD akan terus kita berikan dengan meminta pihak Kepolisian mengungkap kasus kematian korban,” ujar Tengku Sofyan.
Sebelumnya, Rudi ayah korban mengaku sudah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian Satreskrim Polresta Deli Serdang di Unit I Pidum Jatanras Satreskrim Polresta Deliserdang.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Risqi Akbar membenarkan bahwa ayah korban dimintai keterangan di sat Reskrim Polresta Deliserdang, namun ia menyebutkan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus kematian siswa SMPN 4 Lubukpakam tersebut dengan mencari apakah ini pidana umum.
” Ya sebenarnya bukan dilimpahkan dari unit lakalantas, kamipun masih mencari pidananya ini, dengan meminta keterangan dari keluarganya , temannya atau saksi saksi lainnya, intinya kami terus menyelidiki kasus ini namun terus berkoordinasi dengan sat lantas juga ” kata Risqi Akbar.
Terkait kematian Siswa SMPN 4 Lubukpakam Muhammad Ilham (13) mulai mendapat titik terang. Pihak Unit lakalantas Satlantas Polresta Deliserdang telah menyimpulkan usai gelar perkara bahwa Korban warga jalan Bakti 2 gang Jembatan Tali air Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang tersebut bukan tewas akibat Kecelakaan lalulintas (lakalantas) melainkan tewas diduga dibunuh.
Kasatlantas Polresta Deliserdang AKP.Johan Kurniawan membenarkan hal tersebut, ia mengatakan setelah usai gelar perkara pihaknya menyimpulkan bahwa kematian korban bukan akibat lakalantas.
” kami sudah gelar perkara dan hasilnya bahwa kematian korban bukan akibat lakalantas, kemudian kasus ini di limpahkan ke Sat Reskrim,” ucap Kasat Lantas.
Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Deliserdang dan Reskrim serta di bantu oleh Satlantas Polresta Deliserdang sudah melakukan penyelidikan identifikasi dengan mengambil beberapa foto di lokasi kejadian. Kemudian Sepeda Motor korban Honda Supra BK5825 MA yang dikendarainya menjadi barang bukti di unit lakalantas Polresta Deliserdang juga dihadirkan ke Lokasi kejadian perkara. ( Wan)
EDITOR : Rahmad












