Galian C Ilegal Beroperasi, Jualin Tanah Tanggul Sungai Ular di Pantai Labu

oleh
Aktivitas Galian C di Bantaran Sungai Ular di Pantai Labu.

POSMETRO MEDAN – Setelah aktivitas galian C ilegal di Kecamatan Beringin serta Kecamatan Pagar Merbau dihentikan dan menyisakan kerusakan parah. Kini aktivitas Galian C ilegal dengan mengorek dan menjual tanah tanggul di Sungai Ular berlangsung di Desa Binjai Bakung, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Kamis,8/5/2025.

Idris warga sekitar mengaku tak bisa menghentikan para pelaku pencurian dan perusakan tanah tanggul Sungai ular itu karena punya beking kuat mereka.

” Enggak tau siapa bekingnya tapi sampai saat ini tak ada yang berani menindak mereka untuk tidak merusak serta menjualin tanah tanggul Sungai Ular itu,” terang Idris

Indris mengaku heran dengan aparat penegak hukum dan Balai Wilayah Sungai, kenapa Galian C yang di Kecamatan Beringin dan Kecamatan Pagar Merbau dihentikan tapi di Kecamatan Pantai Labu kok dibiarkan.

” Bingung kita sebagai masyarakat ini dengan penegakan hukum Polisi dan BWS, kenapa di Beringin dan Pagar merbau ditertipkan tapi di Pantai Labu galian C merusak tanggul sungai ular dibiarkan,” terang Idris.

BACA JUGA..  Astra Honda Optimis Melesat Kencang di ARRC Motegi 2026

Terkait adanya aktivitas Galian C ilegal di bantaran Sungai Ular dengan merusak serta menjual tanah tanggul sungai itu, Kapolsek Pantai Labu Iptu Sujarwo membenarkan namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan aktivitas itu.

” Iya bang, pusing saya sudah kita monitor juga, tapi Polsek tidak ada bekup kegiatan itu,” ucap Kapolsek.

BACA JUGA..  10 Unit Rumah Bantuan Gubernur Jabar KDM ke Humbahas Tak Kunjung Dibangun

Terkait kerusakan tanggul sungai ular, dari pantauan sebelumnya di Kecamatan Beringin dan Kecamatan Pagar Merbau tepatnya di Desa Sidodadi Ramunia, Desa Sukamandi Hilir, Desa Sukamandi Hulu dan Desa Sumber Rejo. Kerusakan Parah seperti kolam kolam buatan bertebaran di sepanjang aliran sungai ular. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan bencana banjir di belakang hari.( Wan)

EDITOR : Rahmad