Ini Cerita Karyawan PT MSN dan PT MEG Yang Gajinya Tak Dibayar Perusahaan

oleh
Mantan pekerja yang demo

POSMETRO MEDAN  – Aksi unjuk rasa Karyawan PT Mitra Engineering Group ( MRG) atau PT Mitra Sarana Niaga ( MSN) di Dusun I, Desa Paku, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang masih berlanjut.

Pasalnya belum ada upaya mediasi dilakukan pihak tertentu antara pengunjuk rasa dengan pihak perusahaan yang berbisnis bahan bangunan pasir dan batu kerikil tersebut. Minggu, 14/4/2025.

Aksi unjuk rasa mayoritas warga setempat didukung dan diikuti oleh Kepala Desa Paku diwakili Yetno. Ada sekitar 60 orang para pekerja karyawan lepas perusahaan melakukan aksi didepan pintu gerbang perusahaan.

BACA JUGA..  Polisi Tangkap Pelaku Pungli Sopir di Tj.Morawa

Menurut beberapa orang pengunjuk rasa yaitu Pak Ruslan, Iyus beserta Sari mengatakan, mereka berunjuk rasa ini tidak ada yang mengkordinirnya atas dasar hati nurani masing masing karena kami menuntut hak hak kami yang tertindas oleh perusahan.

Adapun penyebab mereka melakukan unjuk Rasa adalah sebagai berikut :

1.Gaji Para pekerja belum di bayar 1 tahun oleh perusahaan
2.Pasangon yang belum di bayar.
3.Uang Lembur belum di bayar
4.Hak sisa cuti tidak Pernah di bayar

BACA JUGA..  Pagar Kantor Wali Kota Binjai Dirobohkan Massa, Unjuk Rasa Pedagang dan Mahasiswa Berujung Ricuh

Mereka mengatakan di bulan desember 2024 yang lalu Perusahan telah melakukan Pengurangan Pekerja.bahkan ada yang di rumahkan. Oleh perusahaan tersebut padahal Gaji kami belum kami terima.

” Kalau pun kami tidak di pekerjakan atau di rumahkan …kami berharap semoga Gaji kami harus di selesaikan dulu oleh Perusahaan .Kami berunjuk rasa ini menuntut hak kami dari keringat kami.saya sendiri 7 Bulan belum di bayar Gaji kami” ujar Ruslan dan Iyus bahkan ada juga yang satu tahun.

BACA JUGA..  Sejumlah Cafe Remang di Beringin Diratakan Petugas

Sementara itu dalam pantauannya, Camat Galang Syahdin Setia Budi Pane mengatakan bahwa unjukrasa berlangsung tertib , cuma massa masih berada disekitaran pabrik setelah menempelkan spanduk di pintu gerbang sambil beberapa jam berorasi.

” Sampai saat ini , belum ada yang mediasi tuntutan para pekerja tersebut,” pungkas Camat Galang. ( Wan)

EDITOR : Rahmad