Anak Bagan Tewas Tragis Jasad Dibuang Terikat, Diduga Terkait Kartel Narkoba

oleh
Kondisi mayat Rudi Lubis saat pertama kali ditemukan. Rekan korban berkeyakinan otak pelaku berkaitan dengan kartel narkoba. (sumber foto: kiriman warga setempat)

Posmetromedan.com – Temuan mayat pria di jalanan dengan kondisi kaki terikat menghebohkan warga kawasan Dusun XVIII, Desa Bagan Percut, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Minggu (5/5/2024).

Penemuan mayat itu pun sempat direkam oleh warga dan beredar luas di media sosial Facebook. Tampak sejumlah warga mengerumuni jasad korban dalam keadaan terlungkup.

Korban saat itu sudah tidak mengenakan baju dan bagian wajahnya mengeluarkan darah, sedangkan kakinya terikat. Tampak personel kepolisian juga berada di lokasi melakukan pengecekkan temuan jenazah tersebut. Korban ditemukan tergeletak di depan pos Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) loreng oranye hitam.

BACA JUGA..  Melahirkan Diluar Nikah, Sejoli Rekayasa Temukan Bayi

Terkait temuan itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun mengatakan korban bernama R Lubis. Diduga korban meninggal dunia setelah dibunuh.

“Saat ditemukan kondisinya tubuh terlungkup dan kaki terikat. Juga didapati beberapa luka di tubuh korban,” katanya, Senin (6/5/2024). Teddy menduga dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan korban meninggal dunia setelah dianiaya (dibunuh-red).

“Untuk jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara agar dilakukan otopsi. Sementara personel Polsek Percut Seituan masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Terpisah, kabar beredar di sekitar lokasi temuan menyebut jika Rudi Lubis dibantai oleh suruhan kartel narkoba yang menguasai sebagian besar peredaran di wilayah Percut Sei Tuan.

BACA JUGA..  ALAMAK...!!!!! Kasus Gugatan Cerai di PA Lubuk Pakam Capai 5.000 Perkara

Warga Desa Cinta Rakyat Percut Seituan itu diculik pada hari Minggu (5/5/2024) dan tak lama ditemukan tewas. Kartel narkoba di yang terlibat dalam pembunuhan ini, disebut-sebut berhubungan dengan seorang berinisial N alias Pesek.

Otak pelaku diduga dendam. Sebab, Pesek pernah diciduk oleh Polsek Medan Timur beberapa bulan lalu. “Jadi kemarin dia (korban) sempat dikejar-kejar sama anggota si Pesek,” tutur salah seorang teman korban yang tak ingin namanya disebut.

BACA JUGA..  Keponakan Wali Kota Tebingtinggi Dikabarkan Terjaring OTT, Pejabat Diskominfo Ikut Diamankan

Sebab menurut sumber, korban yang menyebabkan bosnya ditangkap Polsek Medan Timur. “Sudah pasti diculik (Rudi) ini, karena pas ditemukan mayatnya dalam kondisi kaki terikat,” yakin sumber.

Kepada pihak Kepolisian, rekan-rekan korban berharap agar segera menangkap pelaku. “Udah resah semua masyarakat karena ulah bandar narkoba ini, polisi pun nggak berani nangkap si Pesek,” sebut sumber.

Terpisah, pegiat anti narkoba meminta Kepolisian untuk melakukan otopsi. Selain itu, segera menangkap komplotan pelaku penculikan yang menyebabkan tewasnya Rudi. (*)

Reporter: Oki
Editor: Hiras