Posmetromedan.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Aceh Tenggara melakukan sidak ke SDN 1 Tualanag di Desa Rukahan, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Selasa (5/3/2024). Kadis hanya disambut para guru dan siswa, sementara Kepala Sekolah (Kepsek) tidak diketahui keberadaannya.
Nihilnya Kepsek Zainul Amar di sekolah, memperkuat dugaan dan isu selama ini bahwa benar Kepsek Zainul Amar jarang ngantor (masuk ke sekolah). Padahal Kadis Dikbud tiba di sekolah itu pada saat jam belajar.
Kabar miring soal kepatuhan Kepsek bekerja sebenarnya sudah dibuktikan wartawan Posmetromedan.com. Sebelum Kadis Dikbud sidak, Posmetro sudah beberapa kali mendatangi sekolah tersebut dalam rangka wawancara, tapi si Kepsek tidak pernah ada.
”Bapak Kepala sekolah itu jarang masuk kantor dan kalaupun masuk sekolah sering lama-lama tidak tahu apa sebabnya, apa karena rumahnya jauh,” sebut salah satu guru yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada Posmetromedan.com
Bahkan oknum guru itu mengaku tidak mengetahui keberadaan kepala sekolah mereka.
Dalam kunjungan (sidak) tersebut, Kepala Dinas Julkifli sempat berinteraksi dengan siswa. Para siswa sangat senang atas kehadiran Kadis. Bahkan para siswa aktif saat afa sesi tanya jawab bersama Kadis.
Di tempat terpisah, terkait ulah Kepsek Zainul Amar, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) M Saleh Selian, meminta kepada Kadis Dikbud Agara untuk segera mencopot kepsek SDN 1 Tualang, karena sudah memberi contoh yang tidak baik kepada guru. (*)
Reporter: Safrizal
Editor: Maranatha Tobing












