Pemkab Aceh Tenggara Berharap Polres Ungkap Pelaku dan Motif

oleh
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Aceh Tenggara, Zul Fahmy. (Safrizal/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Aceh Tenggara, Zul Fahmy, mengaku saat ini pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus pelemparan diduga bom molotov ke Pendopo rumah Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikan Kadis Zul Fahmy kepada Posmetromedan.com pada Rabu (28/2/2024) pagi.

“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan kita tunggu hasil dari penyelidikan yang dilakukan pihak aparat Kepolisian Polres Aceh Tenggara,” ujar Zul Fahmy.

BACA JUGA..  Tepis Isu di Masyarakat, Dana Donasi Korban Bencana Simangulampe Terkumpul Rp.1,3 Miliar Lebih

Menurut dia, terhadap kejadian ini, upaya Pemkab Aceh Tenggara agar lebih waspada dan memperketat penjagaan dan pengamanan fasilitas-fasilitas negara. Seperti  Pendopo Bupati Aceh Tenggara, Rumah Dinas Sekda dan kantor-kantor di Lingkungan Pemkab  dengan bekerja sama pihak Satpol PP dan Polres Aceh Tenggara.

Sementara itu sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Nasir Djamil, meminta polisi segera membentuk tim dan menangkap pelaku pelemparan bom molotov di Pendopo Bupati Aceh Tenggara.

BACA JUGA..  Kejatisu Tunggu Kelengkapan Berkas Tersangka Nina Wati dari Polda Sumut

“Pelemparan bom molotov ini adalah sebuah teror terhadap Pj Bupati Aceh Tenggara dan keluarga, apalagi sebelumnya Pendopo Bupati juga pernah ditabrak pakai mobil untuk menerobos masuk dan mengenai mobil dinas bupati,” sebutnya.

Dikatakan, Pendopo Bupati ini adalah objek vital yang harus dijaga dan diantisipasi jangan sampai teror ketiga kali terjadi dan menimpa Pj Bupati dan keluarga.

“Jadi, pihak aparat kepolisian harus bisa mengantisipasi dan menggali penyebab terjadinya teror tersebut kepada Pj Bupati Aceh Tenggara sebagai Kepala Daerah di bumi sepakat segenap,” sebutnya lagi.

BACA JUGA..  Wanita 53 Tahun Dibakar di Jalan RS Haji Medan

Diberitakan sebelumnya, Pendopo rumah Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs Syakir, MSi diduga dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa dinihari kemarin. Dalam peristiwa itu tidak ada korban. (*)

Reporter: Safrizal
Editor: Maranatha Tobing