Pasien Diterlantarkan di Puskesmas Payung hingga Meninggal Dunia

oleh
Puskesmas Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. (Marko Sembiring/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Karo melalui Pusat kesehatan masyatakat (Puskesmas) tidak melaksanakan tugas pokoknya melayani masyarakat. Minggu kemarin (4/2/2024) pukul 20.00 WIB, seorang pasien meninggal dunia tanpa ditangani pihak Puskesmas Kecamatan Payung.

Pasien yang mengalami sakit serius dan meninggal dunia itu bernama Surya Surbakti warga Desa Selandi Baru, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari penuturan warga sekitar Puskesmas, mengatakan, bahwa pasien datang dibawa keluarganya ke Puskesmas untuk berobat mendapatkan pertolongan karena pasien menderita penyakit yang cukup serius.

BACA JUGA..  Dua Hari Kasus Penipuan Masuk Polisi Naik Sidik di Poldasu, Terlapor NW Secara Sepihak Transfer Rp450 Juta ke Rekening Korban

“Pada saat kedatangan pasien Puskesmas dalam keadaan tertutup tanpa ada pegawai, petugas  penjaga dokter jaga atau pun bidan. Melihat pintu tertutup dan tak ada tanda-tanda ada orang di rumah sakit pemerintah itu, sebagian dari keluarga pasien menggedor -gedor sampai membuka paksa pintu yang tertutup itu, dengan maksud bisa membawa masuk pasien yang sedang menderita sakit,” kata warga yang mengaku bermarga Sukatendel kepada wartawan.

Lebih lanjut dikatakan  Sukatendel,  setelah setengah jam lamanya tanpa mendapatkan pertolongan pelayanan dari bidan atau dokter jaga, pasien akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA..  Berkas NW Terlapor Kasus Penipuan Masuk Polisi Naik Sidik di Polda Sumut

“Kondisi memilukan itu membuat keluarga histeris berandai-andai yang akhirnya harus menelan pil pahit merasa terabaikan tanpa mendapatkan perlakuan adil sebagai warga negara yang ikut membayar pajak,” katanya.

Kapus Payung Hindari Wartawan

Terpisah, wartawan koran ini mencoba mengkonfirmasi terkait pasien meninggal dunia tanpa ditangani pihak medis, kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Payung, dr Serly Perangin-angin.

Saat dijumpai si Kapus terkesan mengelak tidak mau bertemu wartawan. Bahkan Kapus menitip pesan kepada salah satu pegawainya, mengatakan bahwa dirinya sedang makan siang. Ditunggu hingga pukul 13.40 WIB, dr Serly Perangin-angin yang telah menjabat sebagai Kapus sejak Oktober 2023 lalu, itu tidak kunjung selesai makan siangnya.

BACA JUGA..  Sepasang Kekasih Pelaku Curas Ditangkap, Motif Ajak Korban ke Hotel

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Karo, drg Irna Saprina saat dikonfirmasi juga tidak memberikan jawaban yang jelas. Bahkan Kadis seperti melindungi kesalahan anak buahnya. (*)

Reporter: Marko Sembiring

Editor: Maranatha Tobing