Posmetromedan.com – Puluhan ribu ekor ternak Babi milik PT Maharkata di Desa Partibi Tembe Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, mati. Diduga ternak diserang virus ASF yang konon belum ada ditemukan obatnya.
“Sampai hari ini dari laporan PT Maharkata yang disampaikan ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karo sudah 10.124 ekor yang mati mulai bulan November sampai Desember 2023 dan dugaan dari tanda-tandanya kemungkinan besar matinya ternak tersebut diakibatkan terkena virus ASF (African Swine Fever),” kata Kepala bidang ternak dan kesehatan hewan, Rafael A Simbolon di ruang kerjanya, Selasa (19/12/2023).
Dikatakannya lagi bahwa pihak dinas pertanian dan perternakan akan melakukan pengawasan terhadap PT Maharkata agar hewan ternak yang terkonfirmasi kena virus ASF tidak boleh lagi dijual ke luar daerah untuk dikonsumsi.
“Kami akan segera membuat surat edaran agar peternak tradisional tetap menjaga bio sekuriti menjaga kebersihan kandang ternak karena virus ASF yang sangat mematikan itu belum ditemukan obatnya,” ujarnya.
Sementara Simon Siwi manager PT Maharkata melalui telepon selulernya mengatakan sampai saat ini hewan ternaknya yang masih bertahan hidup dari serangan virus mematikan itu tinggal sekitar tiga ribuan dari dua puluh ribu ekor populasi hewan piaraannya. (*)
Reporter: Marko Sembiring
Editor: Maranatha Tobing












