Nenek 85 Tahun Temukan Tas Berisi Mayat Bayi di Dairi

oleh
Polisi dan sejumlah warga menyaksikan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi masih berlumuran darah yang ditemukan di pinggir jalan di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Rabu (2/5) kemarin. (Hum.Polres Dairi for Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi masih berlumuran darah, hebohkan warga di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Rabu (2/5) kemarin.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang nenek bernama Herlinta Boang Manalu (85) persis di bahu Jalan Lintas Sidikalang – Subulussalam.

Herlinta Boang Manalu menerangkan, sekira pukul 06.00 WIB dirinya sedang berjalan kaki beli telur ayam di sebuah warung.

BACA JUGA..  Ditabrak KA, Driver Ojol Tewas Terpental ke Kandang Babi

Saat pulang, dia melihat tas berwarna biru. Ia menyangka tas itu merupakan barang yang jatuh dari kendaraan.

Dari situ ia membukanya, ternyata ada plastik di dalam tas yang disangka Herlinta adalah sayur mayur. Selanjutnya isi plastik ia tumpahkan. Ia pun terkejut, ternyata isi plastik bukanlah sayuran melainkan bayi yang berlumuran darah.

Mengetahui hal tersebut nenek itu kembali ke warung dan memberitahukan apa yang dilihatnya dengan gemetaran dan rasa takut.

BACA JUGA..  Tingkatkan Sinergi Pembangunan, Bupati Samosir Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Sumut 2027

Oleh pemilik warung, langsung mengabadikan kejadian dengan kamera handphone dan dilaporkan ke polisi.

Mendapat informasi tersebut, Unit Reskrim Polres Dairi dipimpin Kasat Reskrim AKP Rismanto J Purba langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelahnya, petugas mengevakuasi mayat bayi ke rumah sakit untuk diperiksa guna proses penyelidikan.

“Siapapun pelakunya harus bertanggung jawab atas perbuatan dan kejahatan ini,” terang Kasat Reskrim.

Beberapa warga sekitar yang turut menyaksikan penemuan mayat bayi laki-laki malang itu menduga proses pembuangan mayat bayi itu belum lama.

BACA JUGA..  Gedung Pelepasan Jemaah Haji di Asrama Haji Medan Kupak Kapik

Apalagi menurut warga, jika bayi dibuang lebih dari 30 menit, pasti sudah dicium anjing yang berkeliaran di tempat itu, mengingat anjing peliharaan lumayan banyak di seputaran lokasi temuan.

Diketahui, lokasi penemuan mayat bayi laki-laki tidak jauh dari salah satu tempat hiburan malam dan sejumlah penginapan dan hotel. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing