POSMETROMEDAN.com – Ketua Karang Taruna Kabupaten Labuhanbatu, Ahmad Ansyari Siregar,SH.MH turut memberikan ucapan selamat serta apresiasi terhadap kinerja pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM dan Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd.MM.
Apresiasi itu, kata Ansari, diberikan atas keberhasilan Pemkab Labuhanbatu meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Hasil Pemeriksaan pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Labuhanbatu Tahun Anggaran 2022.
“Selamat kami ucapkan kepada Pemkab Labuhanbatu yang telah meraih predikat WTP, kita tentu sangat mengapresiasi kinerja pemerintah dibawah pimpinan bapak Bupati Erik Adtrada,” ucapnya saat ditemui, Rabu (10/05/2023) di Kota Rantauprapat.
Sebagai organisasi yang merupakan mitra kerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, kata Ansari, capaian ini tentu dapat dijadikan modal baik serta acuan dalam upaya pemerintah untuk mencapai sebuah keinginan melalui visi misi menuju masyarakat yang berkarakter, maju dan sejahtera tahun 2024.
“Prestasi ini tentu dapat kita jadikan sebagai acuan untuk terus berbenah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui visi misi bupati dan wakil bupati,” katanya.
Menurut Ansari, dengan menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI, Pemkab Labuhanbatu dinilai telah menjalankan tata kelola pemerintahan dengan cukup baik, khususnya dalam pengelolaan administrasi keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.
“Atas capaian ini, artinya pemerintah dinilai baik dalam mengelola keuangan daerah dan laporan keuangan yang diperiksa dinyatakan wajar dalam hal material, arus kas dan lainnya, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku,”tutupnya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berhasil meraih opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI atas LKPD TA 2022. Hal ini menjadi sangat istimewa mengingat Labuhanbatu terakhir kali mendapat WTP pada tahun 2014 yang lalu. (*)
Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing












