PERUMAHAN WEB

Wali Kota Sibolga Terima Penghargaan UHC Award 2023

oleh
Wali Kota Sibolga H. Jamaluddin Pohan dan jajarannya bersama  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Sibolga Rita Masyita Ridwan usai menerima penghargaanUHC Award. (Kominfo Sibolga for Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Wali Kota Sibolga H. Jamaluddin Pohan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award BPJS Kesehatan, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (14/03/2023). Penghargaan tersebut diberikan, karena Kota Sibolga dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas kesehatan.

Acara penghargaan bertajuk “Wujud Nyata Komitmen Pemda Dalam Mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Masyarakat Indonesia” itu juga dihadiri Sekretaris Daerah M. Yusuf Batubara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Sibolga Rita Masyita Ridwan, Kepala Dinas Kesehatan Firmansyah Hulu, Kepala Bappeda Juneidi Tanjung, Kepala Puskesmas Aek Habil dr M. Iksan Ginting.

Wali Kota Sibolga H. Jamaludin Pohan mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah memberikan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada Program JKN. “Pencapaian UHC di Kota Sibolga merupakan hasil dari kerja sama dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan di Kota Sibolga bersama Kantor BPJS Kesehatan Kota Sibolga,”kata Jamal.

Jamal mengungkapkan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk di Kota Sibolga.

BACA JUGA..  Gangster Wanita India Bikin Heboh

“Sebab memberikan pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal yang menjadi komitmen pemerintah daerah. Kami akan terus mendukung impelementasi Program JKN,”ungkapnya.

Meski telah mencapai UHC, sambung Jamal, masih ada masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN dan ini akan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah agar pencapaian UHC di Kota Sibolga bisa mencapai seratus persen.

“Selain itu pencapaian UHC harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan, dan ketersediaan tenaga kesehatan yang berkompeten, dan sarana prasarana kesehatan memadai,” tukasnya.

Pada kesempatan itu Jamal juga mengingatkan seluruh pihak terkait, bahwa tugas belum usai sekalipun sudah menerima apresiasi dari BPJS, sebab masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

“Dengan pencapaian UHC ini, tidak berarti kami berhenti pula untuk memberikan perhatian pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kami ingin lebih banyak lagi masyarakat yang bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan jika membutuhkan. Dan kami akan terus berupaya memenuhi standar pelayanan kesehatan yang ada,” tegasnya.

BACA JUGA..  Kejari & Cabjari Langkat di Pangkalan Brandan Ziarah Makam Pahlawan

Sebelumnya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Sibolga Rita Masyita Ridwan memaparkan, bahwa hasil capaian kinerja penyelenggaraan Program JKN di Kota Sibolga sampai dengan bulan Februari 2023 tercatat sebanyak 91.237 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN, atau sebanyak 95,51 persen dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Sibolga sampai dengan semester I tahun 2022 yaitu sebanyak 95.527 jiwa.

“Selama ini BPJS Kesehatan Sibolga telah bermitra dengan Pemerintah Kota Sibolga dan hubungannya sudah sangat erat dan baik dalam hal sinergi serta kolaborasi. Selain itu Pemko Sibolga juga merupakan salah satu dari sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara yang terlebih dahulu telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC),” ujar Rita.

Menurut Rita, pencapaian Pemko Sibola itu merupakan suatu prestasi yang luar biasa, sehingga Kota Sibolga sebagai salah satu kabupaten/kota yang menerima atau mendapat predikat UHC yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin.

“Kami juga berharap Pemko Sibolga kian menggalakkan edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai jaminan kesehatan. Sebab hampir 10 tahun Program JKN berjalan, masih ada warga yang menganggap JKN hanya diperlukan ketika sakit, sehingga mereka baru mendaftar dan membayar iuran saat sakit saja,” ujarnya seraya menambahkan keberlangsungan Program JKN memerlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya dari peserta JKN yang sakit.

BACA JUGA..  Pj. Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Kepala Daerah Dan Forkopimda Se-sumut

Rita menambahkan, bahwa fokus utama BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program JKN untuk tahun 2023 adalah peningkatan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya pelayanan kesehatan di Kota Sibolga yang telah meraih predikat UHC selama lima tahun berturut-turut, terhitung sejak 1 Januari 2018.

“Kita juga meminta dukungan dari Pemko Sibolga dalam hal kolektibilitas iuran JKN, peningkatan sarana dan prasarana di fasilitas kesehatan, baik pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL),” tandasnya.(*)

Reporter: Aris Barasa
Editor: Maranatha Tobing