LVRI Kota Tebingtinggi Kecewa kepada Pemkot Tebing

oleh
Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kota Tebingtinggi foto bersama dengan Ketua LVRI Tebingtinggi di kantor LVRI. (Ridwan Manurung/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pejuang kemerdekaan di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, merasa kecewa dan tersakiti saat peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2022 kemarin.

Hal itu disampaikan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Tebingtinggi, Chasidanis Catie, kepada sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berkunjung ke Kantor LVRI di Jalan Gereja, Kota Tebingtinggi, Sabtu (12/10/2022).

Chasidanis Catie l didampingi 17 veteran lainnya, kepada wartawan mengatakan, bahwa saat ini rasa nasionalisme sebagian generasi muda mulai memudar. Bahkan tidak lagi menghargai para pejuang yang telah berjuang dalam mempertahan tanah air Indonesia, bahkan sampai negara ini merdeka.

Perempuan berusia 89 tahun yang merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia itu juga mengaku, merasa sangat kecewa dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi, karena pada saat upacara peringatan Hari Pahlawan kemarin hanya satu orang veteran yang diundang.

BACA JUGA..  Rapat Pertanggungjawaban 17 Camat Mangkir, Waket DPRD Deli Serdang: Ini Bentuk Penghinaan ke DPRD dan Hambat P-APBD

“Setelah hal itu  dipertanyakan, akhirnya Pemko Tebingtinggi mengeluarkan undangan untuk 5 orang veteran saja,” kata Chasidanis Catie.

Lanjutnya, di tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. “Kalau tahun lalu itu Walikota dan jajaranya sebelum melakukan upacara selalu mendatangi kami di rumah dan di kantor veteran ini. Namun di tahun ini kami benar-benar merasa terabaikan, bahkan kita lebih dihargai di daerah lain daripada di daerah kita sendiri, yaitu kota Tebingtinggi ini,” ujar Chasidanis sambil menitikkan air mata.

Hal senada juga dikatakan veteran lainnya, Sukarmun, yang merasa diabaikan pada saat upacara memperingati Hari Pahlawan yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

Sementara ketika keluhan dan curhat para veteran dikonfirmasikan ke Pemko Tebingtinggi melalui Kesbangpol, via telepon membantah terkait hanya mengundang satu orang dari para pejuang veteran kota Tebingtinggi.

“Memang pertama 1 undangannya yang kami buat, dan biasanya juga seperti itu, kalau udah sampek sama ketua ya harapan kami tersampaikan lah semua kepada anggota. Namun ternyata ada permintaan untuk di undang semua veteran, langsung saya suruh anggota untuk mengundang seluruh para pejuang veteran yang ada di Kota Tebingtinggi ini. Namun yang datang di lapangan itu sekitar kurang lebih 14 orang, yang dibawa oleh Jayardi, pada saat hari pahlawan kemaren bahkan saya peluk itu satu satu, dan kukasi lagi uang transport nya bang,” ungkap Zubir Harahap.

BACA JUGA..  Peringati HANI dan HAM, Tiorita Komitmen Lindungi Generasi Muda Langkat

Terkait dengan kebiasaan yang dilakukan Pemko Tebingtinggi yakni, walikota dan jajaran datang dan berkunjung ke kantor LVRI, Zubir juga mengatakan, “Memang tahun ini kita tidak datang ke kantor LVRI kota Tebingtinggi. Namun walau begitu bukan berarti kami pemerintah tidak sayang atau tidak peduli dengan para pejuang, karena ada agenda untuk melakukan audensi bersama pak Pj walikota,” tutupnya.

Sementara itu, kunjungan IJTI Kota Tebingtinggi ke kantor LVRI kali ini adalah untuk memberikan simpati atas informasi yang menyebut bahwa sebagian pejuang tidak diundang Pemko ke peringatan Hari Pahlawan.

BACA JUGA..  UPTD Sd Negeri 2 Berhasil Galang Dana Beli Drumband Rp21 Juta

Ketua ITJI Tebingtinggi, Catur Hariono (Metro TV) didampingi beberapa anggota seperti, Alex saragih (TV One) dan Erwan Tanjung (RTV), mengatakan sangat senang bisa bertemu para pejuang kemerdekaan Indonesia.

“Kami sangat senang bisa bertemu para orang tua kami yakni pejuang veteran di seluruh republik ini, terkhususnya yang ada di kota Tebingtinggi, karena tanpa perjuangan para pejuang ini kita mungkin tidak bisa merasakan nikmat kemerdekaan seperti saat sekarang ini. Untuk itu sebagai kaum muda dan juga insan jurnalis bahkan siapa saja mari kita saling harga menghargai  para pejuang kita,” ujar Catur Haryono.

Diakhir kunjungan, Ketua Koordinator IJTI didampingi anggota memberikan bingkisan kepada sejumlah veteran sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang telah turut berjuang memerdekakan Republik Indonesia.(*)

Reporter: Ridwan manurung
Editor: Maranatha Tobing