Wali Kota Sibolga Minta Rekanan Kebut Proyek Wisata Pelabuhan Lama

oleh
Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan meninjau proyek wisata di Pelabuhan Lama Sibolga. (ist/posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan meminta rekanan merampungkan proyek destinasi wisata di komplek Pelabuhan Lama Sibolga hingga akhir tahun ini, supaya dapat dimanfaatkan wisatawan.

“Belum bisa dipastikan proyek ini siap sebelum tahun baru, karena sekarang ini musim hujan. Kalau kita lihat progresnya (kemajuan) sekarang sudah 80 persen,” kata Jamal kepada wartawan disela meninjau lokasi, Rabu kemarin (26/10/2022).

BACA JUGA..  Pj Gubernur: Sumut Dukung Program Net Zero Emission

Jamal menjelaskan, lanskap objek wisata Pelabuhan Lama Sibolga tersebut diantaranya, bangunan bertingkat yang di bawahnya terdapat foodcourt dan di atasnya digunakan untuk convention hall atau ruangan serbaguna.

Ada pula taman dan air mancur, kamar bilas, dan juga loker bagi wisatawan yang ingin mandi laut. Kemudian taman budaya di Pantai Ujung Sibolga (Pajus), karena lokasi ini nantinya terkoneksi ke Pajus dengan jembatan penghubung yang cantik dan cukup megah.

BACA JUGA..  Pemkab Langkat Targetkan Peningkatan Implementasi SAKIP di 2024

“Fasilitas pendukung lainnya adalah dermaga apung, kemudian akan ada wahana permainan yang lokasinya sudah disiapkan, mobil wisata dan juga mobil ringroad,” ucapnya.

Dia berharap, setelah objek wisata Pelabuhan Lama ini rampung dan beroperasi, pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Pemko Sibolga dapat meramaikan lokasi ini dan wajib berbelanja kuliner di sini.

BACA JUGA..  Wali Kota Waris Tholib Tutup MTQ ke-56 Kota Tanjungbalai

“Setiap pegawai ASN kan dapat tambahan penghasilan pegawai (TPP) setiap bulan. Maka 20 persen dari TPP itu wajib untuk belanja kuliner bersama keluarganya. Kita harus merubah pola pikir (mindset), karena ini untuk kepentingan masyarakat dan daerah kita. Toh nanti hasilnya untuk Kota Sibolga, bukan untuk Jamaluddin Pohan,” ungkapnya. (*)

Reporter : Aris Barasa
Editor: Maranatha Tobing