Nikita Mirzani Operasi di Swiss

oleh
Nikita Mirzani.(FOTO: OkeZone)

PosmetroMedan.com-Nikita Mirzani saat ini tengah menjalani operasi di Swiss. Itu disampaikan pengacaranya, Fahmi Bachmid.

Menurut Fahmi, kondisi tersebut tidak menghalangi proses hukum yang sedang dijalani Nikita di Polres Serang Kota.

Sebab Fachmi sempat meminta izin kepada Polres Serang Kota agar Nikita Mirzani dapat melakukan operasi di Swiss.

“Iya, lagi berobat dia. Saya juga sudah sampai kan (ke Polres Serang Kota) secara resmi,” ujar Fahmi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kata Fahmi Bachmid, Nikita sebelumnya sudah meminta izin ke pihak Polres Serang Kota untuk menjalani operasi di Swiss.

Bukan hanya itu saja, Fahmi juga telah mengirimkan surat dengan permohonan serupa secara resmi.

“Niki jauh hari sudah menyampaikan akan operasi di Swiss, dan saya sudah kirim surat resmi,” tutur Fahmi Bachmid.

Sayang, Fahmi enggan menjelaskan operasi apa yang tengah dilakukan oleh Nikita di Swiss.

Fahmi berdalih itu adalah ranah pribadi Nikita sebagai kliennya dan tidak berkaitan dengan kasus.

“Saya nggak tahu. Saya bukan dokter dan tidak akan menanyakan pribadi klien saya, itu saja,” tegas Fahmi.

Pada saat menjalnai wajib lapor beberapa waktu lalu, Nikita sempat berujar itu adalah terakhir kalinya dia melakukan hal tersebut.

Nikita menyinggung soal Dito Mahendra yang juga terus mangkir dengan panggilan Polres Jakarta Selatan.

“Ini adalah wajib lapor terakhir aku di Serang Banten, bukan amin, aku yang pengen ini terakhir, karena menurut aku enggak fair,” ungkap Nikita Mirzani di Polresta Serang Kota pada Kamis (1/9/2022).

“Karena si pelapor, Dito Mahendra di Polres Jaksel udah dua kali tidak patut aja enggak apa-apa. Ini Nikita Mirzani kasih contoh, patut wajib lapor,” sambungnya.

Selain tak mendapat keadilan, ada alasan lain yang diungkapkan Nikita.

Dia mengaku lelah harus menempuh perjalanan bolak-balik Jakarta-Serang-Jakarta untuk wajib lapor.

Nikita juga mengatakan siap kalau harus ditangkap.

Namun ada empat hal yang harus dikabulkan lebih dulu bila ingin kembali menangkap dirinya, yakni tidak menangkap dirinya pada dini hari.

Kemudian, dia tak mau ditangkap di tempat ramai dan di depan anak-anaknya, meminta Dito Mahendra dan Nindy Ayunda juga ditangkap, dan dia ingin satu sel dengan Nindy Ayunda.

“Aku mau kasus ini jalan lagi, kalau empat syarat itu dilakukan oleh Polres Jaksel dan Polresta Serang Kota. Pas disampein (penyidik) ketawa doang, mungkin dikira lelucon,” pungkas Nikita saat itu.(*)

 

SUMBER: detikcom

EDITOR: Hiras Budiman