Pemprovsu Ingin Bangun Desa Wisata di Negeri Tamba

oleh
Ir Sopar Monang Tamba foto bersama dengan Josro Tamba SIP dan Dra Nora br. Tamba. (Mangampu Sormin/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi yang diwakili Dr Naslindo Sirait, SE MM selaku Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu mengatakan Pemprovsu ingin membangun desa wisata di Negeri Tamba.

Hal itu dikatakan Naslindo dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) III Parsadaan Pomparan Raja Tamba Tua Dohot Boruna (PPRTB) se-Indonesia/se-Dunia di Aula Dinas Pertanian Provsu pada 25-26 Juni 2022.

“Kami ingin membangun desa wisata di Negeri Tamba. Untuk itu kami meminta kerjasamanya bersama warga. Ini guna meningkatkan ekonomi,” ujarnya.

Dr Naslindo Sirait, SE MM juga berharap Munas tersebut jangan hanya dijadikan pesta namun bisa meningkatkan perekonomian warga. “Jadikan Munas III ini untuk memperkokoh jati diri anggota Parsadaan Tamba Tua,” tambahnya.

Naslindo menjelaskan, saat ini kita dihadapkan kemajuan informasi teknologi, namun kalau tak pandai memilah-milah bisa menjerumuskan kita.

BACA JUGA..  Dukung May Day 2026, Bupati Langkat Tekankan Kebersamaan dan Aksi Sosial

“Kami berharap generasi muda Tamba Tua dapat bersaing di kancah nasional dan juga internasional, tapi jangan lupa akan Tuhan,” jelasnya.

Guna menopang ekonomi warga, Naslindo menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan bibit cabe, kopi, sayur-sayuran dan lain-lain.

Sedangkan Ir Sopar Monang Tamba selaku Ketua Umum Parsadaan Pomparan Raja Tamba Tua Dohot Boruna (PPRTB) se-Indonesia/se-Dunia yang terpilih pada Munas III  tersebut mengajak seluruh anggota PPRTB semakin mempererat kasih dan kerjasama yang baik agar PPRTB semakin besar.

”Rencana Pemprovsu yang ingin membangun desa wisata di Negeri Tamba sangat kami apresiasi. Semoga rencana ini segera terwujud dan masyarakat Negeri Tamba siap membantu,” ujarnya.

Ir Sopar Monang Tamba menerangkan bahwa PPRTB terdiri dari marga Tamba, Simataraja, Siallagan, Turnip, Siambaton, Sidabutar, Sijabat (Sitanggang Gusar), Siadari, Sidabalok, Napitu, Sitio, Rumahorbo dan Sidauruk. Saat ini Negeri Tamba terdiri dari empat desa.

BACA JUGA..  Warga Blokade Akses ke TPA Binjai, Tuntut Penutupan Galian C

Sopar juga sangat mengharapkan Gubernur Sumatera Utara dapat berkunjung ke Negeri Tamba, karena sejak Negeri Tamba berdiri tak pernah ada seorang pun Gubernur Sumatera Utara datang ke daerah itu.

“Sejak Negeri Tamba ada, tak pernah ada Gubernur Sumatera Utara yang berkunjung. Untuk itu, di Munas III ini kami sangat berharap Gubsu hadir ke desa kami,” harap Sopar.

Menurutnya, PPRTB ke depan akan menghadapi tantangan makin berat, terutama dengan berkembangnya teknologi yang bisa menjerumuskan kawula muda. Untuk itu, ia meminta generasi muda PPRTB harus selekktif dalam menggunakan kemajuan teknologi saat ini.

BACA JUGA..  Bupati Samosir Dukung Perayaan Paskah dan Pengukuhan Pengurus Sonak Malela

“Para generasi muda dan anak kita inilah yang nantinya jadi penerus. Untuk itu mari kita berikan edukasi yang baik dan benar sehingga nantinya tak terjerumus yang merugikan diri sendiri,” tambahnya.

Pengurus PPRTB se-Indonesia dan se-dunia periode 2022-2027 yang dilantik yakni Ir Sopar Monang Tamba (Ketua Umum), Josro Tamba SIP (Sekjen) dan Dra Nora Tamba (Bendahara).

Juga dilakukan pengukuhan pengurus wilayah Jabodetabek, Kepri,Jambi, Sumbar,  Kisaran,  Duri dan Jabar.
Pada Sabtu (25/6), Munas III tersebut dibuka Bupati Samosir Vandico Timotius Gultom.

“Kami berharap Munas ini berjalan lancar dan terpilih ketua yang dapat mengayomi dan merangkul anggota. Dan anggota harus mendukung ketua,” ujar Bupati.

Sebelum pengukuhan pengurus dilakukan ibadah singkat. (*)

Reporter: Mangampu Sormin
Editor: Maranatha Tobing