Rangka Manusia Ditemukan di Merek, KTP Bernama Adnan Farisi Bangun

oleh
Petugas melakukan olah TKP di lokasi temuan kerangka.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Warga di kawasan Penatapan II, Dusun Aek Hotang, Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Tanah Karo, dihebohkan dengan temuan rangka manusia.

Korban diperkirakan laki-laki dengan tinggi 175 Cm memakai Sepatu Boot Hitam Merek *Ferari*. Ketika ditemukan, rangka masih berlatung. Sebagian jari dan kulit di tangan sebelah kiri masih lengket.

Ketika di temukan masih Berkaus kaki hitam, memakai Celana Jeans warna Coklat dan memakai tali pinggang berwarna hitam Merek *B*.

BACA JUGA..  Terdakwa Pencurian Kabur Usai Sidang di PN Binjai

Tak jauh dari temuan didapati KTP dengan NIK.1207260503730007 an. ADNAN FARISI BANGUN.

Dalam KTP tertera alamatnya di Jalan Jalak XII, No.196 RT.001/001, Kelurahan Kenangan, Percut Sei Tuan.

Pemilik KTP kelahiran Belawan pada 05-03-1973. Profesi tertera di identitasnya sebagai Pedagang.

Selain KTP juga didapati 1 buah Kartu Indonesia Sehat Nomor Kartu 0000246816821 atas nama Adama Farisi Bangun, dengan alamat serupa.

Serta baju di bungkus tas warna hitam, kain sejadah, tas sal warna hitam dan satu buah kacamata.

BACA JUGA..  Calo Tiket Nonton Timnas - Vietnam Panen, Patok Harga Rp 300-400 ribu

Temuan ini bermula dari adanya warga yang hendak pergi ke hutan Penatapan II. Setiba di pinggiran hutan saksi Dodi Pandiangan Cs mencium bau aroma tidak sedap.

Penasaran, mereka lantas mencari asal bau. Tak lama, mereka mendapati rangka manusia yang masih utuh di dalam parit.

Berikutnya mereka berlari dari lokasi menuju warung Penatapan II guna memberitahu temuan mereka.

BACA JUGA..  Malam Lebih Tenang, Brimob & Polrestabes Medan Patroli 

Mendapat kabar temuan mayat, beberapa warga bergegas kembali ke lokasi temuan. Sedangkan warga lainnya mengubungi pihak kepolisian.

Atas informasi itu, personel Polsek Tigapanah bergerak ke TKP dan mengamankan lokasi.

Petugas mengidentifikasi rangka, lalu membawanya ke RSU Kabanjahe guna keperluan autopsi.

Saat ini, Polisi sedang memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kasus lebih lanjut.(*)

 

REPORTER: Leany

EDITOR: Hiras