PERUMAHAN WEB

Tujuh Pengunjung Positif Narkoba, Ratusan Botol Miras Diamankan

oleh
Razia gabungan yang melibatkan Polri, TNI, Pemkab Labuhanbatu, Dinkes, dan Dinas Perizinan serta Satpol PP di 8 tempat hiburan malam, salon yang ada di Kota Rantau Prapat, Labuhambatu. (Oki/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Tujuh pengunjung positif menggunakan narkoba hasil tes urine, 8 orang belum divaksin dan ratusan botol minuman keras (miras) diamankan. Itu adalah hasil razia tempat hiburan malam yang digelar Polres Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara.

Razia gabungan tersebut masuk kategori besar karena menurunkan lebih dari 93 personil baik Polri dan TNI.

Razia dibawah komando Kabag Ops Polres Labuhanbatu Kompol Wirhan Arif, Kodim 02/09 LB, Sub Denpom Rantau Parapat, Pemkab Labuhanbatu, Dinas Kesehatan, BPBD, Sat Pol PP serta dari Dinas Perizinan, Rabu (5/1/2022) pukul 22.00 Wib.

Total sebanyak 8 tempat hiburan malam menjadi sasaran petugas gabungan, yakni; Hans Club Station di Jalan Juang 45, OH Karaoke di Jalan Baru By Pass, Blink 99 Karaoke di Jalan Baru, Karaoke Rezeki Kinta E&D di Jalan Baru, RU Karaoke di Jalan Sanusi, Yessi Pijat Tradiosional di Jalan Sanusi, Salon Fuji di Jalan Imam Bonjol, dan Salon Uina di Jalan Imam Bonjol.

BACA JUGA..  Mobil Kecelakaan, 130 Bal Ganja Disita Polsek Pulau Raja Asahan

Keterangan diperoleh wartawan, sebelum razia, personil gabungan menerima arahan dari Kabag Ops Polres Labuhanbatu Kompol Wirhan Arif. Dan selanjutnya tim bergerak menuju Hans Club Station. Disana para pengunjung ditest swab anti gen dan test urin terhadap 13 pengunjung termasuk pengelolanya.

Dari hasil tes cepat itu, Hingga didapat 7 orang pengunjung urine nya positif mengandung zat Methapetamine. Ketujuh yang positif adalah;  BG (36) warga Jalan Mesjid Lobusona, FR (22) warga Aek Kanopan, AAR (22) warga Padang Matinggi, RF warga Dusun I Patumbak, MAL (21) warga Desa Janji, RR (31) warga Perumahan Danau Balai, dan RA (30) warga Jalan Perisai Bakaran Batu.

BACA JUGA..  Modusnya Ngaku Polisi

Kini ketujuh orang terduga positif mengkonsumsi narkoba itu masih dilakukan pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, untuk penyelidikan terkait sumber narkoba yang mereka konsumsi.

“Dari hasil penggeledahan Hans Station Club turut diamankan ratusan minuman beralkohol dari berbagai merk seperti Anggur Merah, Bir Guinness, Vibe Beacetea, Viber Exotic, Funca San Climente, Black Royal, Sozu dan Royal Berehouse. Dan saat ini tim Sat Reskrim melakukan penyelidikan terkait izin peredaran miras di lokasi tersebut,” ujar Kompol Wirhan Arif.

Petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP, Dinkes Labuhanbatu mendapat arahan dari Kabag Ops Polres Labuhanbatu, sebelum merazia berbagai tempat hiburan malam. (Oki/Posmetro Medan)

Sementara Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, menghimbau kepada para pemilik hiburan malam turut andil menjaga situasi Kamtibmas. Dan bagi yang belum memiliki izin usaha agar segera mengurus izin dan hal tersbut menjadi ranah dari Pemkab Labuhanbatu.

BACA JUGA..  Polisi Tindak Pengendara Tak Tertib Berlalu Lintas

“Kami selama ini disibukkan dengan dorongan warga untuk vaksinasi sesuai program pemerintah, yaitu membangun herd immunity masyarakat melalui vaksinasi dengan target harus 70% dari sasaran yang telah ditetapkan secara nasional. Dan alhamdullilah untuk Kabupaten Labuhanbatu Raya sudah tercapai, dan baru kemarin capaian dari Labusel sudah 70%,” katanya, Kamis (6/1) siang.

AKBP Anhar Arlia juga menyampaikan, pemerintah telah menetapkan Vaksinasi Merdeka dengan sasaran anak usia 6 hingga 11 tahun dan dilaksanakan mulai hari ini hingga 14 hari ke depan.

“Kami mengajak seluruh warga masyarakat se Labuhanbatu Raya untuk berperan mendukung kegiatan ini sehingga nantinya herd immunity dimasyarakat Labuhanbatu Raya dapat terbentuk,” pungkasnya. (*)

Reporter: Oki
Editor: Maranatha Tobing