Tawuran Pecah Lagi di Belawan, Satu Rumah Terbakar

oleh
Suasana saat terjadi tawuran di Belawan.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Tawuran kembali pecah di Belawan. Kali ini bentrokan terjadi di Pajak Baru Belawan. Parahnya, pada pertikaian Selasa (11/1/2022) sore itu satu unit rumah terbakar.

Kelompok remaja awalnya saling serang dengan melempar batu, botol kaca bahkan menggunakan petasan. Akibatnya, satu rumah yang dihuni Yusuf di simpang Jalan Bandeng, Lingkungan 16, terbakar setelah terkena lemparan mercon kembang api.

Api dengan cepat marak, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api tidak dapat dijinakkan. Tak berapa lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi melakukan pemadaman.

BACA JUGA..  Aksi Kilat Curanmor, Pelaku Kini Diburu Polisi

Diketahui, kelompok remaja yang terlibat tawuran adalah dari Jalan Belanak dan remaja Alu-alu. Situasi semakin tak terkendali dan memanas.

“Tadi ada petasan ke arah rumah Bu Nur, mungkin kena bensin, makanya api langsung marak,” ungkap warga sekitar.

Petugas Polres Pelabuhan dan Polsek Belawan turun di lokasi langsung mengamankan situasi di sekitar lokasi kebakaran tersebut.

Meski berusaha menghalau antar kelompok warga yang bentrok, petugas dari Polsek Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan tak luput di lemparan warga.

BACA JUGA..  Operasi Antik Toba 2026, 53 Tersangka Narkoba Diciduk di Simalungun

Tindakan cepat kemudian dilakukan dengan menembakkan gas air mata ke arah remaja yang terlibat tawuran. Mereka pun lalu bubar perlahan meninggalkan TKP.

Kapolsek Belawan, Kompol DJ Naibaho mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap warga yang mengunakan mercon kembang api.

“Siapa warga yang mengunakan mercon kembang api dan berapa jumlah kerugian korban, masih kita selidiki.” ucap Kapolsek.

BACA JUGA..  Polisi Belum Tangkap Pelaku, Remaja Korban Penembakan Jalani Operasi Kedua

Rony Liberti salah seorang warga yang diminta keterangan mengaku tawuran ini sudah sering terjadi. Mereka yang terlibat yakni remaja Jalan Belanak dan asal Alu-Alu diduga akibat dendam lama.

“Kami mohon bantaun pemerintah dan aparat karena tawuran ini sudah sering terjadi,” ujarnya.

Hingga kini, petugas masih melakukan mediasi kepada kedua belah pihak warga yang bertikai. Aksi tawuran sesama remaja ini diketahui sudah sering kali terjadi selama sebulan terakhir.(*)

 

REPORTER: Mangampu Sormin

EDITOR: Hiras Situmeang