POSMETROMEDAN.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, melalui Kadis Pariwisata Daerah Kabupaten Tapsel, A Saftar Harahap menutup Liga Persahabatan Sitimpus Martabe (LPSM), Padangbujur, Sipirok, Minggu (16/1) lalu.
Kesebelasan All Star Legend Sipirok, meraih juara pertama setelah mengalahkan Kesebelasan Tor Nangge (TN) dengan skor 1-0 pada partai pinal, di Lapangan Sepakbola Padangbujur, Sipirok, Minggu (16/1) lalu.
Kadis Pariwisata, A Saftar Harahap menyampaikan, Pemkab Tapsel senantiasa mendukung kemajuan sepakbola di daerah itu. Sebab, lewat olahraga, khususnya sepakbola, tak hanya menjadi ajang hiburan, akan tetapi mengasah prestasi yang lebih baik, sekaligus membentengi para generasi muda dari perilaku negatip seperti narkoba dan lainnya.
“Terima kasih kepada panitia, masyararakat khususnya Desa Padangbujur serta berbagai pihak yang tak luput dari suksesnya kegiatan ini. Teruslah berkreasi dan berinovasi sehingga menjadi bagian dari pelaku kemajuan daerah,” ungkapnya seraya menyampaikan, pada hakikatnya Bupati Tapsel sangat ingin berada ditengah masyarakat saat penutupan itu, namun ada tugas diluar daerah saat itu juga.
Hal serupa juga diutarakan Ketua Harian KONI Tapsel, Zunaedi. Menurutnya, sepakbola merupakan olahraga yang sangat merakyat.
“Mudah-mudahan, melalui kegiatan seperti ini bisa berkelanjurandan berkembang sehibgga melahirkan pemain berbakat yang bisa kita andalkan nantinya,” ucapnya.
Pada penutupan itu, Kepala Dinas Pariwisata menyerahkan tropy tetap Bupati Tapsel dan uang pembinaan Rp 2,5 juta kepada juara pertama. Untuk juara kedua tropy tetap Bupati Tapsel dengan uang pembinaan Rp 2 juta diserahkan ketua Harian KONI Tapsel.
Sedangkan juara 3 Padangbujur Senior dan juara harapan Padangbujur Junior, juga menerima tropy tetap dan uang pembinaan. Panitia juga menyediakan tropy dari KONI Tapsel kepada tim pavorit, SMK ONE Sipirok.
Kepala Desa Padangbujur Sialapan Siregar menyebut, kegiatan sepakbola di desa itu mendapat sambutan hangat dari seluruh masyarakat. Sehingga, potensi kegiatan sepakbola ini diyakini mendukung terciptanya generasi yang handal, berprestasi dan jauh dari pengaruh luar seperti narkoba.
“Kegiatan seperti ini perlu kita dorong terus,” ucapnya.
Hal serupa juga diutarakan tokoh masyarakat Desa Padangbujur, Mangaraja Solonggahon.
Menurutnya, kegiatan olahraga sepakbola merupakan salah satu benteng tangguh mencegah generasi muda, terjerumus pada berbagai penyakit masyarakat.
“Mudah-mudahan pemerintah mendukung kegiatan seperti ini, srhingga kedepan anak anak kita lebih giat latihan dan terhindar dari narkoba,” ungkapnya seraya menyampaikan, suksesnya kegiatan itu tak lepas dari dukungan dan kerjasama antara Pemda Tapsel, KONI, Naposo Nauli Bulung Padangbujur, Mahasiswa KKL UMTS, pecinta sepakbola di Sipitok dan juga masyarakat Desa Padangbujur. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha












