Terus Diguyur Hujan, Jalan di Muara Batangtoru Tapsel Terancam Putus

oleh
Jalan menuju Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, terak dan dikawatirkan amblas akibat tergenang air hujan. (Foto: Amran Pohan/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Terus diguyur hujan, jalan di Kecamatan Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, terancam putus. Musim penghujan di akhir tahun 2021 ini, membuat beberapa lokasi mengalami musibah longsor dan jalan ambruk.

Selain di Muara Batangtoru, kemarin peristiwa longsor juga terjadi di Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Pantai Barat, Batangtoru. Bahkan satu unit mobil BPBD Tapsel hampir tertimbun material longsor.

Sementara yangbdi Muara Batangtoru, badan jalan terancam ambruk, karena tergenang air. Akibatnya badan jalan dari Huraraja, ibukota Kecamatan Muara Batangtoru, menuju Desa Bandar Hapinis, retak dan nyaris ambruk.

Pantauan wartawan, walau masih bisa dilalui kendaraan, tetapi akses jalan di kecamatan yang memiliki garis pantai di Tapsel ini, sangat mengancam keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA..  Dua Korban Luka Dalam Insiden Wahana Hiburan Pasar Malam Di Percut Sei Tuan

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tapsel, Ilham Suhardi melalui Sekretarisnya, Umar Halomoan Daulay pada Posmetro Medan Sabtu (18/12) membenarkan kerusakan jalan itu.

“Saya bersama tim sedang di lokasi. Kondisinya cukup parah dan sangat membahayakan,” terangnya.

Disebut, pihaknya masih mendata dan melaporkan keadaan lapangan, untuk penangan tindak lanjut.

“Untuk menghindari hal yang membahayakan bagi pengendara, kita telah membuat tanda,” ucap Umar, seraya menyampaikan, mengingat banyaknya titik bencana di Tapsel kali ini, BPBD Tapsel dibagi beberapa tim dan menyebar di berbagai lokasi bencana.

BACA JUGA..  Rumah Terbakar, Pasutri Tewas Berpelukan

“Permukaan Sungai Batangtoru di Hutaraja naik sedikit di banding biasanya, namun belum mengakibatkan banjir yang membahayakan masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Jalinsum Batangtoru menuju Kabupaten Mandailing Natal (Madina), juga tertimbun longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Ilham Suhardi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Hotmatua Rambe pada Posmetromedan menyebut, pada Sabtu (18/12) longsor menutupi badan Jalinsum Pantai Barat.

Jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Tapsel dengan Madina, jalu Pantai Barat itu, lumpuh total hingga berita ini dikirimkan.

“Ada dua kali terjadi longsor di sekitar lokasi. Pertama dini hari tadi, ada sepanjang 20 meter badan jalan yang tertutup. Disusul sore ini sekitar pukul 15.30, dengan panjang jalan yang tertutup sekitar 10 meter,” terang Hotmatua Rambe via selulernya.

BACA JUGA..  Scamming Jual Beli Mobil, Poldasu Ciduk 2 Residivis

Disebut, selain melumpuhkan arus lalu lintas, longsor itu juga menyebabkan padamnya listrik diwilayah itu. Sebab, salah satu tiang listrik milik pemerintah, tumbang.

“Saat ini kita sedang menunggu alat berat untuk menyingkirkan material longsor dari badan jalan,” sebut Rambe seraya menyampaikan, longsor itu diakibatkan oleh tingginya curah hujan saat ini.

“Longsor curah hujan yang tinggi menjadi penyebab longsor,” terangnya. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Mangampu Sormin