Pria Diduga Preman Ancam IRT dengan Sajam 

oleh -348 views

POSMETROMEDAN.com – Pria diduga preman berinisial BM warga Kabupaten Serdang Bedagai, ancam seorang ibu rumah tangga (IRT) menggunakan senjata tajam.

Aksi itu dilakukan dihadapan anak berusia 10 tahun yang merupakan anak dari IRT berinisial YR warga Medan Amplas. Pengancaman itu terjadi, saat YR melihat lahan di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Berdagai.

“Kejadiannya Sabtu, 16 Oktober 2021 kemarin. Saya beserta keluarga saya, suami dan dua anak saya memenuhi undangan Bapak Jauhari untuk melihat lahan yang katanya mau dijual dan dikembangkan di daerah Sergai sekira pukul 14.00 WIB,” jelas YR, Rabu (20/10).

BACA JUGA..  Kabur Saat Pengembangan, Pelaku Jambret Didor

Tiba di lokasi, lanjut YR, melihat banyak orang yang sebagian dari mereka disebut pemilik lahan yang akan dijual. Yr pun melihat lahan yang dimaksud.

“Setelah melihat-lihat lokasi tanah yang mau dijual, saya pun berjalan kembali kearah mobil bersama anak dan suami saya. Disana saya dihentikan dua orang laki-laki paruh baya,” ujar YR.

Saat itu, pria yang dibonceng (BM) menyuruh rekannya untuk membuka jok sepeda motornya. YR mengira, pria itu akan mengeluarkan surat tanah.

BACA JUGA..  Ancam Driver Ojol, Preman Lapangan Merdeka Diringkus

“Saya kira mau ambil surat tanah atau apalah. Ternyata dia mengeluarkan parang dan mengacungkannya ke muka saya dihadapan anak saya. Saat itu saya lihat anak saya yang berusia 10 tahun ketakutan dan menangis di belakang suami saya,” ungkapnya.

“Dengan keras laki-laki itu mengatakan, ngapain kalian kemari? Kutikami nanti kalian, basah nanti ini semua kubuat,” imbuh YR.

Melihat situasi itu YR pun mencoba melerai sambil beranjak pergi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Namun, melihat peristiwa itu anak YR syok dan ketakutan.

BACA JUGA..  Kendaraan Anda Dicuri? Silahkan Ambil di Polres-polres Ini

“Atas perbuatan itu, anak saya syok dan ketakutan dan karena masalah ini kemungkinan saya akan berfikir dua kalu untuk berinvestasi di daerah tersebut dan sekitarnya,” katanya lagi.

Merasa tak terima dengan perbuatan BM yang disebut-sebut preman setempat, YR pun melaporkan kejadian itu ke Polres Sergai dengan Laporan bernomor LP/B/695/X/2021/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut. (ali)

EPAPER