Kasus Pengadaan Kapal, 21 Pejabat Aceh Diperiksa KPK

oleh -159 views
Wakil Ketua III DPR Aceh, Safaruddin

POSMETROMEDAN.com – Sebanyak 21 pejabat Aceh baik eksekutif dan legislatif diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam tiga hari.

“Semua dokumen yang diminta (KPK) kita bawa, tapi untuk dokumen appendix kita tidak punya,” kata Wakil Ketua III DPR Aceh Safaruddin, melansir Antara, Rabu (27/10/2021).

Pemeriksaan dilakukan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, di Banda Aceh, pada 25 hingga 27 Oktober 2021.

BACA JUGA..  Pamer Organ Intim di Bandara, Perempuan Diduga Siskaeee Ditangkap

Sebelumnya, Jubir KPK Ali Fikri juga telah menyampaikan adanya pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terhadap penyelidikan yang sedang berjalan.

“Informasi yang kami terima, terkait permintaan keterangan dan klarifikasi dalam kegiatan penyelidikan oleh KPK,” kata Ali Fikri.

Lantaran masih dalam tahap proses penyelidikan, KPK belum dapat menjelaskan lebih detail perihal kasus yang sedang ditangani di tanah rencong tersebut.

BACA JUGA..  Wabup Lumajang Sebut Ada 8 Orang Masih Terjebak Erupsi Semeru

Kemarin KPK melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua III DPR Aceh Safaruddin (fraksi Gerindra), dan anggota DPR Aceh Zulfadli (fraksi Partai Aceh).

Pemeriksaan berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa Pemerintah Aceh tahun anggaran 2019-2021, diantaranya termasuk pengadaan kapal Aceh Hebat serta pembangunan jalan dengan skema multiyears.

KPK diduga juga memeriksa terkait perizinan PLTU 3-4 di Nagan Raya, dan tiga pihak terkait sedang menjalani pemeriksaan, mulai dari pejabat Aceh hingga kabupaten setempat.

BACA JUGA..  Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Mengarah ke Lumajang

Sampai saat ini proses pemeriksaan sejumlah pihak oleh penyelidik KPK masih terus berlanjut.(ssm)

 

EPAPER