POSMETROMEDAN.com-Gedung Serbaguna Pemprov Sumut mendadak ricuh, Selasa (3/8) sekira pukul 14. 20 WIB. Kericuhan terjadi karena masyarakat yang sudah lama mengantri demi mendapatkan vaksin Covid-19.
Gedung yang berada di Jalan Williem Iskandar/Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan itu bak lautan manusia.
Ratusan warga yang mengantri berjam-berjam tidak sabar. Akhirnya massa menerobos masuk pintu masuk sebelah timur gedung.
“Buka woy, woyy!” teriak ratusan warga seraya merangsek masuk ke dalam.
Pintu rolling door yang semula tertutup, dibongkar paksa oleh ratusan warga. Massa merangsek masuk ke dalam gedung.
Sejumlah petugas kepolisian berseragam yang melakukan penjagaan, sempat menahan laju warga yang masuk ke dalam gudang. Namun, ramainya jumlah massa tak dapat dibendung.
Kericuhan mereda, setelah hampir seluruh warga yang berada di luar masuk ke dalam gedung.
Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu di lokasi vaksinasi massal langsung keluar dan mengimbau lewat pengeras suara agar tidak berdesakan.
“Jangan berdesakan, jangan sampai ada korban jiwa. Dimohon dulu,” katanya.
Kapolsek mengatakan jumlah vaksin terbatas. Tidak sebanding dengan ramainya warga yang datang yang ingin divaksin.
Oleh karenanya, warga disarankan untuk tidak berkerumun dan kembali datang pada Rabu (4/8).
“Kecewa bang, kecewa sekali, dah dari jam delapan pagi mengantri ini disuruh pulang,” kata Eka (25) salah seorang warga di lokasi vaksin massal.
Ia mengatakan, keributan yang sempat terjadi beberapa saat dikarenakan ramainya warga yang ingin divaksin tapi tidak bisa masuk ke gedung.
“Mau sehat saja susah sekali,” keluhnya.(sor)












