Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Nazir Masjid Ditangkap Polres Karo

oleh -261 views

POSMETROMEDAN.com – Ulah pria sepatu (separuh tua) ini sangatlah bejat. Anak usia 7 tahun di rudapaksa dengan ancaman, kedua orangtua korban mati kalau menceritakan perbuatannya.

Selain mengancam, Miswanto alias Udin (50) pelaku, berupaya menutup mulut korban dengan memberikan uang jajan Rp2000.

Keterangan diperoleh posmetro dari Sat Reskrim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karo, menyatakan saat ini Udin sudah ditangkap.

Dijelaskan, pria yang kesehariannya sebagai Nazir Mesjid di Desa Suka Maju, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo diciduk terkait Laporan Polisi Nomor: LP/B/661/VIII/2021/SPKT/Polres Tanah  Karo / Polda Sumateta Utara pada Tanggal 7 Agustus 2021. Laporan tersebut pelaku dituduh telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

BACA JUGA..  Masyarakat Puncak 2000 Siosar Surati Menteri LHK, Meminta PT BUK Tidak Diberi Izin Kelola Hutan

Menurut data dari penyidik PPA Polres Karo, Minggu (8/8/2021), kejadian ini terjadi pada hari Jumat (6/8/2021) sekira pukul 12.00 Wib.

Dijelaskan, bermula P. Perangin-Angin mendapat cerita dari tiga anak kandungnya, dua berusia 9 tajun dan satu  6 tahun. Ketiga anaknya itu mengatakan, bahwa M (7) teman mereka,  telah dicabuli Miswanto alias Udin. Perbuatan maksiat itu pernah diintip oleh G.

BACA JUGA..  Alumni AKABRI 1998 Gelar Vaksinasi dan Bakti Sosial Nusantara di Sumut

Adanya laporan itu P. Perangin-Angin langsung memberitahukannya kepada ibu kandung korban. Untuk memastikannya, maka ibunya pun menanyakan hal tersebut kepada M (7). M pun mengakui kalau Miswanto Alias Udin melakukannya dengan cara mencium bibir, pegang buah dada serta menciumnya sebanyak 4 kali.

“Saya diberi uang 2000 rupiah sembari mengancam untuk tidak memberitahukan kepada siapa pun, jika dikasi tau maka pelaku menyumpahi kedua orang tua saya mati,” aku anak korban dengan polos kepada ibunya.

BACA JUGA..  Ribuan Masyarakat Merek Hadiri Gebyar Vaksinasi Kaldera Toba 

Bagai disambar petir disiang bolong, ibu korban tidak terima dan merasa keberatan atas perbuatan Nazir Mesjid itu sehingga  melaporkannya ke Polres Tanah Karo.

Setelah menerima laporan pengaduan itu, maka tersangka pun berhasil ditangkap oleh Personil UPPA Sat Reskrim Polres Karo.

“Kini tersangka sudah diamankan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” Jelas penyidik kepada wartawan. (edi)

EPAPER