Posting Pencemaran, Ketua Forsu Dituntut 2 Tahun Penjara

oleh -90 views

POSMETROMEDAN.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina menuntut Ahmad Faisal Nasution dengan pidana selama 2 tahun penjara. Ketua Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) ini, dinilai terbukti mencemarkan nama baik korban, yang menuding Ali Azrizal sebagai pengusaha hitam.

Dalam nota tuntutannya terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Ahmad Faisal Nasution dengan pidana penjara selama 2 tahun denda Rp10 juta subsider 3 bulan penjara,” ujarnya, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (20/5/2021).

BACA JUGA..  Pengedar Sabu Pantailabu 4 Jam Sembunyi di Dalam Lumpur

Menurut JPU, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah mencemarkan saksi korban. Terdakwa sudah pernah dihukum dan terdakwa tidak mengakui perbuatannya. “Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa tulang punggung keluarga,” katanya.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Abdul Azis menunda sidang hingga Kamis (27/5) pekan depan, dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Mengutip surat dakwaan, pada 12 Agustus 2020 sekira pukul 06.24 WIB, terdakwa Ahmad Faisal Forsu melakukan postingan pada akun facebook atas nama Bob Faisal Forsu.

BACA JUGA..  Polres Langkat Ringkus 3 Pelaku Curas dan 1 Kurir Ganja 

“Dalam postingan tersebut berupa caption “Teringat akan nasi bungkus di meja ruangan pidsus pemborong inisial AR jelas lebih mahal daripada nasi bungkus milik cebong dan kampret, serta bedanya pun sangat bertolak belakang. Klw nasi bungkus cebong kampret jual beli ayat dan dukungan, klw nasi bungkus ruangan pidsu pemborong tentu jual nama tjg Tamora dan asrama haji konon juga Rasuna Said. Aksara 90M jalan busi apa kabar pemborong makelar proyek oknum-oknum institusi ” dengan tagar #UsutHartaKekayaanOdied #UsutHarta Kekayaan Aspidsus #Tangkap PemborongMakelarProyek”

BACA JUGA..  Dendam Dilaporkan Nyabu, Pegawai Bakar Rumah Kalapas

Akibat postingan terdakwa, menimbulkan rasa ketidaknyamanan dan penilaian negatif orang lain pada saksi Ali Azrizal karena nama baik saksi menjadi tercemar dan menimbulkan kebencian orang lain kepada saksi Ali Azrizal. (pmg/gib)

 

EPAPER