Mantap Pak Walkot! Kepling 17 Harjosari II, Camat dan Lurah Kembalikan Uang Warga Rp 5 Juta

oleh -75 views

POSMETROMEDAN.com – Dalam waktu tiga hari, Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang dan Lurah Harjosari II Siska Ayu menuntaskan kasus pungutan liar (pungli) yang dilakukan Kepling 17 Eka Septian. Camat dan Lurah sudah mengembalikan uang yang dipungli kepling tersebut.

Di samping itu juga, kepling yang bersangkutan sudah menandatangani berkas pengurusan sejumlah dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang selama ini tertunda.

“Alhamdulillah, kepling 17 telah mengembalikan pungli yang dilakukannya kepada sejumlah warga. Ada sekitar hampir Rp5 juta uang yang telah dikembalikan Kepling 17 kepada Lurah Harjosari II. Uang tersebut, sudah kita kembalikan kepada 4 warga yang menjadi korban,” kata Edi Mulia di Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Jumat (21/5) sore.

BACA JUGA..  Mayat Pria 40 Tahun Ditemukan di Sawah Pantai Labu

Selain mengembalikan uang, Edi menambahkan, berkas dokumen adminduk warga yang selama ini tertunda akan kita lanjutkan proses penyelesaiannya setelah Kepling 17 menandatangi seluruh berkas dokumen yang tertunda tersebut.  “Insya Allah, dokumen adminduk akan segera selesai dan langsung kita serahkan kepada warga yang bersangkutan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Edi menjelaskan, dirinya tidak mengetahui sama sekali aksi pungli yang dilakukan Kepling 17. Padahal , tegasnya, setiap Senin pagi ketika apel digelar, Edi mengaku, terus mewarning seluruh jajarannya baik lurah maupun kepling untuk tidak memungut uang dari warga yang membutuhkan pelayanan di bidang adminduk maupun pengurusan surat-surat penting lainnya.

BACA JUGA..  Hasyim Minta Pelayanan Manajemen RS Pirngadi Dievaluasi

“Terus terang, saya bersyukur karena ada warga yang menyampaikan kasus pungli yang dilakukan Kepling 17 sehingga terungkap ke permukaan. Untuk itu, saya mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada aparatur kecamatan, kelurahan maupun kepling yang meminta imbalan atas pengurusan yang dilakukan. Saya minta warga tidak perlu takut, pengaduan warga akan kita tindaklanjuti. Kita harus mendukung reformasi birokrasi yang dilakukan Bapak Walikota,” harapnya.
Sementara itu, Hendra Pangeran salah seorang warga yang menjadi korban pungli mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota karena cepat menindaklanjuti kasus pungli yang dilakukan itu.

BACA JUGA..  Bukti Walikota Mampu Artikulasikan Kelebihannya

“Kami bersyukur  hari ini uang bisa kembali. Padahal, kami sebelumnya hanya bisa pasrah karena uang sudah diberikan tapi berkas tidak selesai. Ditambah lagi, berkas kartu keluarga dijanjikan camat dan lurah akan secepatnya diselesaikan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Walikota yang begitu peka mendengar keluhan warga,” ungkap Hendra. (ali)

EPAPER