Mangkrak Selama 4 Tahun, Warga Pertanyakan Penyelesaian Pembangunan Jembatan Pedesi-Ngkeran

oleh -1.320 views
Jembatan yang menghubungkan Ngkeran-Pedesi belum rampung dikerjakan meski telah dimulai sejak sekitar tahun 2016 silam. (Ist/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Sudah 4 tahun pembangunan jembatan Pedesi-Ngkeran di Kecamatan Lawe Alas, mangkrak. Hingga saat ini, jembatan yang menelan anggaran Rp.17,5 miliar tersebut hanya bisa dipandang tapi tidak untuk dipakai.

Masyarakat Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara mengaku sangat kecewa terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tenggara (Agara), atas belum selesainya pengerjaan jembatan yang menghubungkan Ngkeran dan Pedesi, Kecamatan Bambel. Padahal pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2016 silam.

BACA JUGA..  Pengurus Nasdem di Daerah Harus Menggandeng Media

Kepada wartawan koran ini, seorang warga Kecamatan Lawe Alas, Hendra menyebutkan, sepengetahuan warga pembangunan jembatan Ngkeran-Pedesi telah dimulai sejak tahun 2016. Namun sekitar empat tahun berlalu, jembatan belum bisa juga dilalui. Padahal anggaran yang telah dialokasikan mencapai Rp 17,5 miliar dan PT NKN dipercaya sebagai pelaksana.

“Setahu saya pembangunan jembatan ini sudah lebih empat tahun tapi sampai sekarang belum selesai. Kami sangat berharap jembatan ini segera bisa digunakan karena sangat bermanfaat bagi kami untuk sampai ke kota Kutacane, waktu tempuh jadi lebih cepat,” kata Hendra yang ditemui di atas jembatan yang belum selesai itu.

BACA JUGA..  Bahan Pangan Aman Sampai Lebaran 1442 Hijriah

Bila jembatan Ngkeran-Pedesi terhubung, tambah Hendra, akses masyarakat Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas, dan Babul Rahmah dapat lebih mudah menuju ibukota Aceh Tenggara untuk berbagai aktivitas.

Selama ini, masyarakat hanya memiliki dua akses yakni melalui Pantai Dona dan Mbarung. Sehingga waktu tempuh yang dibutuhkan menuju kota lebih lama.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, pembangunan jembatan telah hampir rampung setengah. Khususnya fisik jembatan dari arah Ngkeran, Kecamatan Lawe Alas. Sedangkan setengah fisik jembatan dari arah Desa Pedesi Kecamatan Bambel, hingga kini belum tampak pengerjaan fisik jembatan. Walau oprit jembatan telah dibangun sebagiannya. (tob/red)

BACA JUGA..  Patungan, Raider 100 Beri Sumbangan Ramadhan Tuk Yatim Piatu

EPAPER