Buntut Pengawal Usir Wartawan, Bobby Disebut Wali Kota Rasa Presiden

oleh -329 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Puluhan jurnalis dari berbagai media yang ada di Kota Medan melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung Balaikota, Kamis (15/4/2021) sore.

Jurnalis mengecam tindakan arogansi Polisi, Satpol PP dan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) yang bersikap arogan.

Massa juga menyerukan agar pemberitaan Bobby Nasution sebagai Wali Kota diboikot.

Pantauan di lokasi, jurnalis yang melakukan aksi damai membawa karton bertuliskan ungkapan protes.

BACA JUGA..  M Rizki Nugraha SE Tampung Aspirasi Warga Lewat Reses

Aksi sendiri dikomandoi oleh Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Medan, Liston Damanik.

Dalam orasinya Liston mengecam sikap pengawalan terhadap Bobby Nasution yang berlebihan. Sebelum Bobby menjabat, kata dia, setiap wali kota akan dengan mudah bertemu wartawan.

“Stop arogansi terhadap jurnalis,” ketus Liston.

Satu persatu jurnalis menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya selama mengikuti agenda menantu Presiden Jokowi itu terlalu sulit mendapat akses informasi.

BACA JUGA..  PT Pegadaian Kanwil I Medan Bagi-bagi Takjil

“Boikot berita Bobby,” seru Jefri, salah seorang jurnalis yang berorasi.

Pantauan dilokasi berbagai spanduk tampak tulisan yang mengkritisi keberadaan Bobby Afif Nasution. Seperti, “Wali Kota se-Rasa Persiden”.

Ada pula spanduk bertuliskan “Panglima Talam Bobby Jangan Halangi Kerja wartawan, Medan Gak Berkah Kalau Banyak Panglima Talam, Tuan Wali Kota Jangan Warisi Paham Kolonial”.

BACA JUGA..  Yayasan BKK Bagikan Sembako kepada  Penyapu Jalan Komplek Tasbih

Selain berorasi, jurnalis yang melakukan aksi damai juga membubuhkan tandatangan diatas sehelai kain putih sebagai bentuk protes atas arogansi.

Sayangnya setelah lebih dari satu jam berorasi Wali Kota Medan Bobby Nasution enggan menemui massa, hingga akhirnya jurnalis membubarkan diri.

Padahal terlihat jelas kendaraan dinas suami Kahiyang Ayu itu terparkir didepan pintu masuk Balai Kota Medan.(ali)

EPAPER