Sosialisasi SIRUP, Ini Pesan Wali Kota Tebingtinggi untuk ASN

oleh -121 views
SAMBUTAN: Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memberikan kata sambutan pada pembukaan sosialisasi SIRUP, Selasa (16/3/2021).(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan MM membuka sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Selasa (16/3).

Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Lantai IV Balai Kota. Hadir sebagai narasumber Abdul Rahman Lubis SSt dari Serdang Bedagai dan Tigor D. Simarmata.

“Maka hari ini mengadakan sosialisasi ini sebelum bagaimana rencana umum kegiatan, itu harus dilakukan,” jelas wali kota dalam sambutannya.

“Jangan penafsiran berbeda-beda. Apa yang kita kerjakan bisa kita pertanggujawabkan dari awal sampai akhir,” sambungnya.

Kata wali kota, hari ini pemerintah mulai memberlakukan sistem dari hulu sampai hilir.

“Sehingga apa tercantumkan, itu merupakan pembahasan APBD untuk program tahun 2021 sudah disusun tahun 2020, kecuali program mendesak tak bisa ditunda-tunda,” jelas wali kota.

BACA JUGA..  Pemkab Tapsel Raih Opini WTP Ketujuh

Ditegaskan wali kota, kewajiban bagi pengguna anggaran memberi informasi bagi penyedia jasa tentang apa yang ada di kantor masing – masing melalui sistem pelelangan.

Sebelum lelang, agar diinformasikan dahulu proses lelang yang bagaimana.

“Ada yang langsung terbuka, lelang bebas, ada yang pengadaan langsung,” sebut wali kota.

Pemerintah, kata wali kota, ingin melakukan sebuah sistem transparansi di lapangan.

“Sekarang online, semua orang bisa buka, semua orang bisa lihat tentang informasi,” tutur wali kota.

“Semua transparansi dengan sistem informasi yang ada dan itu disampaikan ke LKPP,” sambungnya.

Tak hanya itu, penyerapan dana disampaikan ke LKPP supaya Pemerintah Pusat tahu bagaimana cara menyerap dana di daerah.

“Secara teori, penyerapan anggaran per triwulan,” jabar wali kota.

“Sebelum ditampilkan SIRUP itu dibaca, dilihat. Benarkan SIRUP yang mau kita tampilkan, ada kegiatan, maka teliti,” sebut wali kota.

BACA JUGA..  Diintruksikan Bupati Langkat, ADD Tahap I Sebesar 60 % Akan Dicairkan Sebelum Lebaran

Misalnya anggran tiba-tiba dipotong DPPKAD, uang tidak seperti itu lagi.

“Maka harus valid dari pada apa yang akan ditampilkan itu maka basis kita RKA yang benar-benar sudah valid dan tidak ada perubahan–perubahan,” harap wali kota.

Pertama, kata wali kota, kuasai peraturan perundang-undangan, selalu membuka website Pemerintah Pusat sebagai payung hukum.

“Kedua, jangan lupa berdiskusi dengan teman-teman instansi lain supaya menjadi bagian masukan dari pekerjaan kita,” tegas wali kota.

Wali kota mengimbau tetap semangat dan tak perlu takut.

“Karena yang benar kita kerjakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur, Insyaallah sampai kapan pun tidak ada yang membikin dan menghalangi kita untuk tetap maju, tetap eksis tapi tetap di dalam koridor hukum yang kita laksanakan,” pungkasnya.

BACA JUGA..  Masalah Tani Nipah Langkat di RDP kan Komisi A DPRD 

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Tora Daeng Masaro kemudian menyampaikan laporannya.

Tora mengatakan dasar sosialisasi dari Surat Edaran LKPP No. 19 tahun 2019 tentang percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Kementerian, Lembaga dan Pemerintahan Daerah dan Perpres No. 12 tahun 2021 terhadap perubahan pertama atas Keppres No. 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Tujuan sosialisasi adalah meningkatkan kinerja aparatur dalam hal pelaporan sistem informasi pencapaian pengadaan dan terciptanya SIRUP secara tepat waktu,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasubbag Perencanaan Bagian Keuangan dari OPD se-Kota Tebingtinggi  serta Kecamatan se-Kota Tebingtinggi.(mag-1)

 

EPAPER