Melawan Saat Diamankan, Betis Kiri Perampok Bolong Didor Polisi

oleh -1.330 views
TERSANGKA pencuri bersama barang bukti diamankan Polsek Medan Sunggal. (oki/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Modus perampokan kian hari kian beragam. Kali ini polisi berhasil meringkus perampok yang menyaru sebagai teknisi jaringan wifi seorang pria berinisial M (39) warga Jalan Besar Tanjung Selamat, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli serdang.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan korban EA alias Evi (28) warga Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, ke Mapolsek Sunggal.

Diceritakan, EA bersama dua orang anaknya didatangi pelaku (M) di rumahnya. Di dalam rumah M menyaru sebagai teknisi wifi dengan menanyakan masalah wifi yang sedang terjadi di rumah EA, Selasa (23/3) siang.

“Memang sebelumnya wifi di rumah korban terganggu. Namun sudah diperbaiki,” Jelas Kanit Reskrim Mapolsek Medan Sunggal, AKP Budiman. Sabtu (27/3) sore.

BACA JUGA..  Urus dan Perpanjangan SIM Bisa dari Smartphone

Dengan alasan untuk laporan ke kantor, pelaku M meminta masuk ke dalam rumah untuk memfoto wifi yang berada di rumah korban. Korban yang tak menaruh curiga mempersilahkan pelaku masuk ke dalam rumahnya.

“Di dalam rumah, pelaku menyuruh korban cek pasword wifi di hp nya. Selanjutnya korban naik ke lantai atas rumah dan masuk ke kamar untuk mengambil hp tersebut.” Kata AKP Budiman.

Saat itu, pelaku M pun mengikuti korban sampai ke lantai atas dan ke kamar korban. Seketika pelaku menutup pintu kamar dan menguncinya.

“Pelaku langsung menodongkan yang diduga senjata api kepada korban. Tak cuma itu, pelaku pun mengatakan bahwa dirinya disuruh orang untuk membunuhnya,” Katanya lagi.

BACA JUGA..  Tekan Covid-19 Selama Ramadan dan Idulfitri, Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Tentang Pembatasan Kegiatan

Mendengar itu, korban pun langsung mengambil dompetnya dengan harapan agar pelaku tidak membunuhnya. Disitu korban memberikan uang sebesar Rp 1 juta kepada pelaku.

Tak puas, pelaku pun meminta ATM korban dan langsung memborgol tangan serta mengkaitkannya ke lemari.

“Dari laporan korban kita lakukan penyelidikan. Jumat (26/3/2021) pelaku berhasil kita amankan di Jalan Jamin Ginting, Simpang Pos di salah satu warung kopi.” Terang Budiman.

Dijelaskan, dari penangkapan itu petugas Polsek Sunggal juga turut mengamankan barang bukti sepaket sedang yang diduga narkotika jenis sabu, satu unit HP, sepucuk senjata airsoftgun Glock 19, baju kemeja warna hijau bertuliskan QN dan sepeda motor Merk Vario BK 6912 AIF.

“Namun saat dalam perjalanan menuju ke Mako, tersangka berupaya merebut senjata petugas dan melarikan diri. Sudah kita beri peringatan agar tersangka tidak melarikan diri namun tidak dihiraukan tersangka, sehingga terpaksa kita lakukan upaya tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya,” Terang Budiman kembali.

BACA JUGA..  Musnahkan Sabu 205 Kilogram, Kapoldasu: Sumut Rangking Pertama Pengguna Narkotika di Indonesia

Diketahui, modus perampokan seperti ini baru terjadi di wilayah Hukum Mapolsek Medan Sunggal.

“Untuk di wilayah hukum Polsek Sunggal, ini merupakan modus baru. Agar masyarakat lebih waspada kedepannya,” Himbau Kanit.

Akibat perbuatannya, pelaku M dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Saat ini tersangka masih kita periksa intensif untuk mendalami perkara ini.” Pungkas mantan Panit Percut Sei Tuan itu. (oki)

EPAPER